BREAKING NEWS

Saturday, October 31, 2015

Mumpung Mimpi Masih Gratis




SAMBOJA – Bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, Wakil Pemimpin Redaksi Kaltim Post Endro S. Efendi memberi motivasi para pelajar SMK Pesisir Samboja, Kutai Kartanegara (28/10), kemarin.

Dalam paparannya, Endro mengajak para siswa di sekolah ini untuk berani bermimpi, sehingga bisa meraih sukses di masa depan.

“Kalau bermimpi saja tidak berani, bagaimana bisa sukses di masa depan,” sebut pria yang juga menjabat sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kaltim ini.


Hipnoterapis Hanya Navigator

"Mas, bisa selesaikan masalah saya?"

"Mas, saya sakit migrain. Sering minum obat tapi ngga juga sembuh, sepertinya ada emosi di dalamnya. Bisa dibantu?"

Sahabat, pada intinya, saat Anda meminta bimbingan hipnoterapis, yang mengatasi masalah adalah diri Anda sendiri. Hipnoterapis hanya bertugas sebagai navigator. Ibarat balap mobil, hipnoterapis hanya membantu mengarahkan tujuan. Pedal gas, kopling, rem, dan stir kemudi, semua dalam kendali klien.  Artinya, hasil akhir ditentukan pengemudi dalam hal ini adalah klien yang dibimbing.

Wednesday, October 28, 2015

Orang Tua Hambat Kemajuan Anak?


Judul di atas bukan bermaksud menyalahkan orang tua secara mentah-mentah. Judul ini sengaja diambil dari beberapa kasus yang saya jumpai baik di sesi terapi, maupun sesi konsultasi terhadap para siswa dan remaja.  

Mengapa orang tua menjadi penghambat? Ya, pengalaman orang tua di masa lalu, terkadang justru membuat orang tua trauma dan tidak ingin hal yang sama terjadi juga pada anaknya. Padahal, boleh jadi situasi dan kondisi yang dihdapi anak saat ini sangat jauh berbeda. Yang diperlukan justru sebaliknya, pengalaman orang tua di masa lalu hanya menjadi informasi, dan bisa lebih mendorong anak melakukan yang lebih maksimal.

Efek Dahsyat Hypno-EFT

Meski tidak terus-menerus, namun perasaan tidak nyaman, kecewa, sakit hati, dendam dengan seseorang, pasti akan mengganggu kenyamanan diri sendiri. Yang aneh, kita kecewa atau dongkol, sementara orang yang didongkolin ya hidupnya tenang-tenang saja, santai-santai saja. Karena itu, teknik hypno EFT memang sangat mujarab untuk mengatasi persoalan itu. Saya sendiri pernah merasa kecewa, dongkol, sakit hati, dendam dengan seseorang. 

Namun dengan teknik ini, saya putuskan untuk melepas semua perasaan tidak nyaman ini. Hasilnya bener-bener ampuh. Saya tidak lagi merasa ada beban, bahkan lega alias plong. Suatu ketika saat bertemu orang ini, saya sendiri merasa aneh karena menerimanya dengan benar-benar lega dan tanpa ada perasaan  yang ganjil sedikitpun, semua emosi negatif itu sudah benar-benar lenyap. Anda masih ragu dengan teknik ini? 

Tuesday, October 27, 2015

Gangguan Suasana Kerja

Sore kemarin, salah satu sahabat menghubungi saya. Dia berkonsultasi panjang lebar terkait karirnya di tempat kerjanya yang sekarang. Sebagai abdi negara, jelas tidak punya pilihan. Di mana saja ditempatkan, ya di situlah harus bekerja. Mau tidak mau, suka tidak suka, harus dijalani. 

Dia merasa memiliki kapasitas namun tidak mendapat tempat dan perhatian.  Sebagai manusia biasa, jelas dia merasa kecewa. Perasaan negatifnya pun selalu mendominasi dalam kehidupannya sehari-hari.
"Bayangkan mas. Ada yang belum punya kemampuan, bahkan belum mengikuti diklatpim, sudah dikasih jabatan. Ya karena memang dia dekat dengan pejabat," ucapnya terdengar sangat kecewa.

Certified Hypnotherapist

Friday, October 23, 2015

Maling Energi

Di setiap diri manusia, memiliki energi yang sangat diperlukan untuk menarik semua keinginan, baik menarik kebahagiaan, harapan, impian, kesehatan dan semua hal. Begitu pula untuk membangun bangsa ini, perlu energi. Energinya dari mana? Selain sumber daya alam sebagai energi dalam arti sesungguhnya, penduduk negara ini juga merupakan energi yang sangat potensial dan sangat diperlukan. Semakin besar energi yang dimiliki suatu bangsa, maka semakin cepat pembangunan bisa dilaksanakan.

Tengok saja Tiongkok yang kini menjelma sebagai kekuatan besar, bahkan berbagai produk yang dihasilkan negeri tirai bambu itu mampu membanjiri pasaran dunia. Rasanya, hampir semua kebutuhan warga bumi ini selalu ada saja yang bertuliskan Made in China. India pun tak mau kalah, potensi energi berupa jumlah penduduk yang cukup besar, juga mulai diberdayakan maksimal dan kini perlahan mulai mencuri perhatian dunia, dengan terus membangun sarana infrastruktur dan juga pusat-pusat industri baru.


Target Alam Bawah Sadar

Setiap orang pasti memiliki keinginan tertentu, baik itu dari sisi karir, kesehatan, pendidikan, hingga persoalan finansial. Tak sedikit orang yang mengumpat pada dirinya sendiri hingga menganggap dirinya sial, karena merasa jalan hidupnya selalu sulit dan jauh dari keberuntungan. Alih-alih berharap mendapatkan apa yang diinginkan, yang terjadi kadang sebaliknya, apa yang sebelumnya didapatkan pun malah hilang, lenyap begitu saja.

Seperti tertulis di atas, setiap orang pasti punya keinginan atau target. Persoalan mendasar adalah tidak secara jelas dan rinci menetapkan target yang ingin dicapai. Orang-orang yang merasa hidupnya selalu sulit tadi, tidak menuliskan target ini dengan gamblang.

Anak dan Bahasa Cinta

Setiap kali bertemu dengan orang tua yang kemudian mengeluhkan tentang anaknya yang bermasalah, saya justru tidak tertarik dengan penjelasannya soal si anak. Yang harus diketahui dulu adalah bagaimana pola asuh dan bagaimana orang tua sudah benar-benar tepat dalam mengasuh buah hatinya. 

Kenapa? Karena sejatinya memang tidak ada anak yang bermasalah. Yang ada adalah orang tua yang bermasalah. Jika orang tua menyadari ini dan segera melakukan perubahan, umumnya masalah anak juga akan berkurang bahkan hilang.

Solusi atau Tempat Sampah?

Anda pernah menjadi tempat sampah? Ya, yang saya maksud di sini adalah ketika Anda menjadi tempat curhat baik oleh rekan, sahabat bahkan saudara sendiri. Sejatinya, saat bersedia menerima curhat orang lain, maka kita sudah menjadikan diri sebagai tempat sampah.

Lantas, apa tidak boleh menjadi tempat curhat? Jelas boleh, yang harus dihindari adalah jika Anda menerima curhat, akan tetapi tidak memberikan arahan atau solusi. Bagaimana jika orang yang curhat ini tidak menjalankan solusi yang diberikan, dan lebih memilih curhat untuk masalah yang sama berkali-kali? Segera tinggalkan. Sebab alih-alih ingin membantu orang lain, justru energi Anda akan terkuras habis.

Stres dan Kehamilan

Para sahabat yang kini sedang mengandung bahkan menanti kelahiran buah hati, pasti sudah tahu dan sudah sering mendengar, agar sebisa mungkin menghindari stres. Sebab, stres akan berpengaruh pada tumbuh kembang janin bahkan ketika si jabang bayi sudah lahir dan dalam proses pertumbuhan.

Dalam banyak kasus, ketika pertumbuhan si kecil ada yang kurang sesuai, umumnya bisa ditelisik bahwa ketika dia di kandungan, ibunya dalam kondisi terlalu stres alias banyak pikiran.
Mumpung belum terlambat, jangan biarkan energi yang seharusnya berguna untuk tumbuh kembang janin, tersedot untuk stres atau atau masalah lain yang mengganggu.

Sabotase Impian

Semakin mempelajari teknologi pikiran, semakin menyeruak rasa penasaran yang semakin besar. Betapa sang Maha Pencipta sudah menganugerahkan sebuah sistem yang canggih dan sangat modern serta sanggup menjalankan fungsinya dengan maksimal. 

Sekadar mengingatkan, mungkin Sahabat pernah memuji sebuah komputer atau alat yang paling canggih sedunia sekalipun, jangan lupa, itu adalah hasil kerja otak, yang sanggup menciptakan semua peralatan tersebut. Ini sebagai bukti betapa Tuhan sudah memberikan bekal yang sangat luar biasa, agar manusia bisa survive menjalani hidup dan kehidupan, kapan pun dan dimana pun.

Luka Batin Si Kecil

Saya yakin, sahabat semua pasti setuju bahwa menjadi orang tua boleh dikatakan susah-susah gampang, atau gampang-gampang susah. Begitu banyak teori dan buku yang menuliskan bagaimana menjadi orang tua yang baik, tapi nyatanya mendidik anak memang tak semudah membalik telapak tangan.

Saya sendiri pernah berkata dalam hati, andai saja hidup bisa diulang, maka ingin rasanya anak saya terlahir kembali, kemudian mendidiknya dengan pemahaman yang sekarang. Sekaligus ingin memperbaiki semua kesalahan yang sudah terlanjur dilakukan. Namun sang bijak mengatakan, tak ada kata terlambat. Perbaikan ke arah yang lebih baik, pasti akan menghasilkan sesuatu yang baik pula.

Sinyal Kasih dan Pesantren

Pertama-tama saya mohon maaf sebesar-besarnya. Apa yang saya tuliskan sama sekali tidak ada maksud untuk menyalahkan atau menganggap pendidikan di pesantren kurang baik. Namun, justru ini menjadi pembelajaran bagi diri sendiri, karena saya juga berniat untuk membawa buah hati ke salah satu pesantren. Apa yang saya tuliskan semata-mata ingin mengajak sahabat melihat dari sisi lain, sebelum memutuskan membawa buah hati meneruskan pendidikan ke pesantren.

Kenapa membahas soal pesantren? Begini. Saya beberapa kali melakukan terapi klien yang minta dibantu untuk mengatasi emosi. Seperti emosi mudah marah, putus asa, tersinggung, hingga yang lebih suka memendam perasaannya sendiri.

Pilih Toyota Alphard atau Mobil Bekas?

Otak yang ada di kepala manusia sungguh merupakan sebuah anugerah dari Sang Pencipta yang tak ternilai harganya. Sistem kerja otak super canggih, mampu menciptakan apa saja sesuai keinginan manusia.

Hal-hal yang dulu dianggap tidak mungkin, nyatanya dari hasil imajinasi otak, hari ini sudah bisa diwujudkan dan diciptakan. Begitu pula apa saja yang dirancang hari ini, bukan tidak mungkin akan segera terwujud. Hanya waktu yang akan membuktikan dan bergantung seberapa nyaman untuk mewujudkannya.

Tupperware Vs Memancing

“Kalau sudah Sabtu-Minggu, seperti biasa bapaknya pergi mancing sama teman-temannya. Mau dilarang, susah. Alasannya, mending memancing ikan ketimbang dugem. Ya, bener juga sih,…” ujar bu Ani (tentu bukan nama sebenarnya), mengeluhkan tentang suaminya.

Saya tak langsung menanggapi keluhannya. “Ibu punya koleksi Tupperware?” tanya saya. Bu Ani mengangguk. “Banyak. Saya punya koleksi satu lemari. Semua seri ada. Setiap ada yang baru, saya selalu beli. Mumpung diskon,” ujarnya antusias.

Haid, Tak Nyeri Lagi

Sahabat, berikut saya share sebuah email kiriman dari klien yang sebelumnya saya bantu terapi.

Dear Pak Endro,­

Selamat pagi....

Mau share progressku setelah terapi. Ini salah satu bonus sejak setelah terapi dan membuatku semakin nyaman. Aku termasuk pecinta kopi. Perlu dicatat, bukan kopi item alias kopi tubruk ya. Aku seneng minum kopi yang sudah dicampurkan susu, creamer, es krim, dsb. Kurang lebih 7 tahun tiada hari tanpa kopi creamer, dan selama 1 - 2 tahun terakhir W**te Coffee adalah minuman favorit.

Sejak SMP, Doyan Meremas Dada

Seorang bapak, datang ke rumah dengan wajah pucat pasi. Dia merasa putus asa karena kelakuan buah hatinya. Si anak yang baru duduk di bangku kelas 2 SMP, sudah tiga kali dikeluarkan dari sekolah. Kenapa sampai seperti itu? Ya, bocah yang baru duduk di kelas 2 SMP ini beberapa kali dikeluarkan dari sekolah karena perilakunya yang dianggap menyimpang, suka meremas “maaf” buah dada teman sekolahnya yang perempuan. Jelas saja kondisi ini sangat meresahkan.

Anak dan Nasi Putih

Manakah yang paling berat dampak psikologisnya, di-bully atau dicuekin? Jawabannya sama saja. Bahkan lebih parah dampak yang dirasakan orang yang dicuekin. Kenapa demikian? Ya, karena keberadaannya dianggap tidak ada. Ada tapi dianggap tidak ada, atau dianggap tidak berguna sama sekali. Sementara di-bully, ada, tapi dibuat tidak berguna, sehingga dampaknya sangat berat secara psikologis.

Prestasi Vs Prestise

Bagi sebagian orang tua, nilai adalah segala-galanya. Tak heran jika ada orang tua yang mencak-mencak, bahkan mengamuk, ketika mendapati sang anak hanya mendapat nilai di bawah 50, bahkan nilai nol.

Sahabat, prestasi memang patut diperjuangkan dan dikejar. Namun, dalam proses tumbuh kembang anak, cukup banyak aspek yang perlu diketahui. Secara umum, ada banyak aspek kecerdasan berbeda-beda yang dimiliki si anak. Sehingga, setiap anak satu dengan yang lain, jelas berbeda.

Trauma, Payudara Diremas Bos

Setiap orang tentu berharap merasakan lingkungan kerja yang nyaman dan menyenangkan. Apalagi kaum hawa, yang paling dicari adalah rasa aman. Namun bagaimana jika rasa aman itu tiba-tiba hilang akibat perilaku oknum karyawan pria lainnya, yang melakukan pelecehan seksual?

Bagi yang berani melawan, tentu tidak masalah. Tapi bukankah kaum hawa umumnya memendam perasaan dan lebih memilih diam terhadap perilaku yang merugikan tersebut?

Energi Berbagi

Berbagi merupakan salah satu upaya untuk menaikkan energi yang kita miliki. Dengan energi yang bertambah, maka kemampuan diri kita dalam menarik rezeki juga akan bertambah. Ibarat sebuah rangkaian listrik, berbagi sama halnya seperti tambahan baterai sehingga bisa semakin memperkuat magnet yang berfungsi menarik rezeki.

Bukankah di banyak seminar, ceramah atau workshop, tidak ada satu pun yang mengajarkan kita untuk pelit, kikir, alias bakhil. Umumnya mengajarkan kita untuk sedekah atau berbagi. Bahkan Ustaz Yusuf Mansur dengan teori matematika sedekahnya kerap memberikan garansi, siapa yang memberi 1 akan diganti sepuluh kali lipat.

Merasa Miskin itu “Dosa”

Cukup lama saya memikirkan dan menimbang-nimbang, pas atau tidak judul yang saya gunakan untuk tulisan ini. Karena itu, izinkan saya dengan kerendahan hati, memohon maaf jika dianggap kurang tepat dalam menuliskan judul ini.
Jujur, kekhawatiran utama adalah, memantik reaksi dari sahabat yang tidak terima dengan judul ini. Pasti ada pertanyaan utama, “masa iya sih miskin itu dosa? Kalau begitu kasihan dong mereka yang miskin. Sudah miskin saat hidup, berdosa pula.” Sahabat semua, tentu judul dalam materi ini dimaksudkan sebagai pelecut atau penyemangat. Bukan sebaliknya untuk memantik keluarnya emosi atau energi negatif.

Stress? Saatnya Relaksasi

Mendengar kata ini, yang terbayang biasanya orang duduk bersila seperti bertapa. Relaksasi atau ada yang menyebut dengan meditasi, memang sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup seseorang. Tidak hanya secara fisik, tapi juga secara mental dan kejiwaan, membuat hati lebih adem.

Bagi yang pernah tergabung dalam grup teater, biasanya sebelum memainkan peran diawali dengan duduk bersila, konsentrasi, mengatur nafas, dan memasukkan peran atau karakter yang akan dimainkan. Dengan cara ini, akan lebih mudah memainkan tokoh yang akan diperankan.

Monday, October 12, 2015

Menjemput Jodoh

Tiga minggu lalu, seorang klien wanita, usia 39 tahun, sebut saja namanya Ani, datang dengan keluhan tak tahan dengan tekanan agar dirinya segera mengakhiri masa lajang. Sang wanita karir sebuah perusahaan swasta ini, di sesi konsultasi dengan tegas mengatakan, hidupnya akan baik-baik saja walau tanpa kehadiran seorang suami. 

Saya hanya menyimak dan mendengarkan semua yang disampaikan dengan seksama, sembari menelisik, mana di antara keterangannya itu yang menjadi sumber masalah. Meski sebenarnya, sebagai seorang terapis berbasis teknologi pikiran, saya tidak akan peduli dengan penyampaian saat klien sadar. Jawaban paling utama yang dibutuhkan adalah ketika dia dalam kondisi relaksasi yang nyaman dan dalam.

Revolusi Mental

Padi tadi, sebuah pesan pendek masuk ke telepon seluler saya. “Mas, kok ngga pernah lagi menulis soal politik? Ini kan musim Pilkada, perlu lah ada tulisan pencerahan.” Begitu bunyi pesan pendek ini. 

Ya, sejak memutuskan untuk mendalami teknologi pikiran, saya memang ‘jaga jarak’ dengan urusan politik. Kenapa? Energi mudah terkuras dan pikiran jadi lebih mudah lelah. Hal ini juga akan berpengaruh pada kemampuan saya dalam melakukan terapi klien. Kalau pun ada postingan soal politik di dinding facebook, saya hanya membacanya sambil lalu. Saling kritik dan saling hujat, ya begitulah isinya. Saya sadar sepenuhnya, jika ikut larut dalam postingan tersebut, energi saya akan cepat terkuras.

Anak dan Perhiasan

Seorang wanita karir bersiap berangkat ke tempat kerja, ketika tiba-tiba putrinya yang baru berusia 5 tahun, berlari dari kamar menghampirinya di ruang tamu. “Ma, boleh aku tanya sesuatu?”

“Ada apa sayang? Buruan tanya, nanti mama terlambat.”

“Ma, kalau mama punya perhiasan, mau ngga dititipkan ke mbak Siti,” ucap bocah lugu ini menyebut nama pengasuhnya.

“Ya ngga dong sayang, itu kan barang berharga. Kalau tidak disimpan baik-baik nanti bisa hilang,” ucap si Mama sembari bersiap beranjak menuju mobilnya.

“Berarti, lebih berharga perhiasan dari pada aku? Buktinya setiap hari aku dititip sama mbak Siti…”

Sang mama tercekat, langsung bersimpuh dan memeluk tubuh bocah mungil di hadapannya.


 
Copyright © 2014 Endro S. Efendi, CHt, CT, CPS.. Designed by OddThemes