HYPNO NEWS

Friday, October 23, 2015

Energi Berbagi

Berbagi merupakan salah satu upaya untuk menaikkan energi yang kita miliki. Dengan energi yang bertambah, maka kemampuan diri kita dalam menarik rezeki juga akan bertambah. Ibarat sebuah rangkaian listrik, berbagi sama halnya seperti tambahan baterai sehingga bisa semakin memperkuat magnet yang berfungsi menarik rezeki.

Bukankah di banyak seminar, ceramah atau workshop, tidak ada satu pun yang mengajarkan kita untuk pelit, kikir, alias bakhil. Umumnya mengajarkan kita untuk sedekah atau berbagi. Bahkan Ustaz Yusuf Mansur dengan teori matematika sedekahnya kerap memberikan garansi, siapa yang memberi 1 akan diganti sepuluh kali lipat.



Lantas mengapa masih banyak yang enggan berbagi? Jawabannya, karena hasilnya masih belum diketahui. Meski sudah ada garansi dilipatgandakan, namun banyak yang belum percaya. Coba saja kalau setiap orang dikasih uang 1 juta dengan syarat membayar hanya 100 ribu, pasti banyak yang mau. Kenapa? Karena keuntungan sudah jelas di depan mata. Padahal, ini bukan urusan dagang. Berbagi adalah bagaimana kita memiliki energi yang baik yang bisa menyebarkan kebaikan untuk sesama.

Sama halnya dengan surga dan neraka. Selama masih belum ada kepastian dan gambaran yang jelas, mereka yang belum yakin adanya surga dan neraka, mereka akan berbuat seenaknya dan semaunya. Sementara bagi mereka yang yakin, tentu tidak akan berani melanggar ketentuan dari Sang Pencipta.

Sekadar kisah, ada seorang kawan sebut saja namanya Sari, tentu ini bukan nama sebenarnya. Sejak lulus SMEA, dia bekerja sebagai karyawan toko. Meski ketika itu gajinya boleh dibilang tidak berlebih, tapi entah kenapa, dia berani memiliki anak asuh. Tidak tanggung-tanggung, ada tiga anak asuh yang dia biayai semua kebutuhannya untuk sekolah. Dari mulai membayar uang SPP, membeli buku, dan keperluan lainnya. Ketiga anak asuh itu dibiayai dari sekolah dasar, hingga SMA.

Hasil dari berbagi yang dia lakukan memang luar biasa. Dia dipercaya sebagai kepala toko. Secara otomatis, penghasilan yang dia dapatkan berbeda dengan rekan-rekan lainnya. Dia pun menjadi orang kepercayaan dari pemilik toko. Belum lagi bonus saat hari raya yang dia dapatkan bisa sampai empat kali lipat, bahkan lebih. Begitu juga untuk bonus akhir tahun, bisa sampai dua hingga tiga kali lipat dari gajinya, bahkan bisa lebih tergantung dari omzet toko yang berhasil diraup selama setahun. Oh ya, saya lupa, gaji yang dia kantongi setiap bulan pada akhir 2014 itu adalah Rp 15 juta per bulan. Untuk ukuran karyawan toko, cukup besar bukan?

Tak cuma itu, di setiap akhir pekan Sari punya waktu untuk sekadar jalan-jalan ke mana pun yang dia suka. Entah itu di Pulau Jawa bahkan sampai di luar Pulau Jawa hingga umrah plus tur ke luar negeri. Sari memahami betul, dari berbagi itu, energi untuk mewujudkan semua impiannya bisa jauh lebih besar. Ketika buku ini saya tulis, dia dalam proses mempunyai toko sendiri. Dia sangat yakin, bisa memiliki toko sendiri. Boleh jadi, saat tulisan ini Anda baca, Sari sudah tidak lagi menjadi karyawan toko, tapi sudah memiliki toko sendiri, sesuai impiannya.

Ah, tidak mungkin karyawan toko bisa punya toko sendiri. Apalagi biaya sewa toko tidak murah. Siapa yang mengatakan tidak mungkin? Alam sadar boleh jadi mengatakan memang tidak mungkin. Bukankah semua hal mungkin terjadi? Karena itu, perbesar energi agar daya tarik rezeki yang kita inginkan bisa lebih besar. Memperbesar energi itu salah satunya ya dengan berbagi tadi. Bagaimana menurut Anda?

Share this:

 
Copyright © 2014 Hipnoterapi Endro S. Efendi, CHt, CT, CPS.. Designed by OddThemes