HYPNO NEWS

Tuesday, December 1, 2015

Ciuman Pertama Penghambat Karir


Awal November lalu, datang seorang klien wanita dengan keluhan tidak percaya diri dan mudah cemas. Untuk memudahkan, sebut saja namanya Bunga. Tentu ini hanya nama samaran. Perasaan cemas dan tidak percaya diri ini sangat mengganggu Bunga ketika di tempat kerja. Ketika diminta hadir di forum rapat perusahaan, Bunga lebih memilih menghindar dengan berbagai alasan. Rasa cemas berlebihan membuatnya benar-benar tidak berkutik jika berada di depan publik.

Singkat cerita, klien ini benar-benar ingin terbebas dari masalahnya. Dia sadar, rasa cemas dan tidak percaya diri ini membuat karirnya terhambat. Sementara ada rekan lainnya yang lebih junior, namun pandai berbicara, menyalip di tikungan.


Tidak perlu waktu lama untuk berkomunikasi dengan pikiran bawah sadarnya. Sebab begitu masuk ruang terapi, klien sudah abreaksi. Saya tinggal membawa klien ke kondisi profound somnambulism,kedalaman pikiran bawah sadar yang sangat efektif untuk melakukan terapi.

Rasa tidak percaya diri muncul berawal dari rasa takut yang berlebihan. Sementara rasa takut ini ternyata terjadi sejak klien berusia 4 tahun. Ya, di usia yang masih kanak-kanak ini, klien sudah mendapatkan perlakuan ‘keras’ dari ayahnya. Klien sempat menerima pukulan karena pulang terlambat saat bermain. Pukulan dari sang ayah itu berlanjut hingga remaja, dan terus membuat klien diliputi rasa takut dan menyebabkan rasa tidak percaya diri ketika Bunga mulai memasuki dunia kerja.

Dengan teknik tertentu, saya kemudian melakukan netralisasi emosi terhadap masa lalunya itu. Trauma terhadap tindak kekerasan dari ayahnya, berhasil dibereskan dengan sangat mudah. Teknik ampuh yang saya dapatkan dari Adi W. Gunawan Institute of Mind Technology, benar-benar sangat membantu.   

Rasa tidak percaya diri akhirnya bisa dituntaskan. Klien mengaku sudah berani tampil di depan umum. Namun masih ada perasaan yang mengganggu yakni perasaan cemas. Rasa cemas ini yang membuatnya tidak bisa berbicara dengan lancar. Setiap kali mau berbicara, klien merasa gagal fokus dan apa yang mau disampaikan bisa lupa semua, menguap begitu saja.

Karena itu, yang berikutnya diproses adalah rasa cemas. Sekilas rasa cemas mungkin sama dengan takut. Namun nyatanya sangat berbeda. Dari hasil hipnoanalisis, ternyata rasa cemas muncul pertama kali yakni ketika klien dicium oleh pacarnya. Padahal sebelum mendapat ciuman itu, klien mengaku belum pernah merasakan cemas. Menggunakan teknik rewriting history, saya pun menetralisir perasaan cemas ini. Meski klien diminta mengingat kembali kejadian ketika dicium pacarnya, klien mengaku biasa saja, tidak lagi cemas. Hasilnya klien merasa lebih tenang dan lebih percaya diri.

Hampir sebulan kemudian, klien ini menghubungi saya dan memberitahukan bahwa per 1 Desember 2015 tadi, dia mendapat promosi jabatan yang baru. Selamat ya buat Bunga. Sebelumnya terima kasih atas izin yang diberikan untuk menuliskan proses terapi ini. (*)






Share this:

 
Copyright © 2014 Hipnoterapi Endro S. Efendi, CHt, CT, CPS.. Designed by OddThemes