Monday, November 23, 2015

Cukup Diberi Perintah, Kadar Hb Kembali Normal


Awal Oktober 2015 lalu, saya mendapat telepon dari salah satu klien. Saat itu posisi saya sedang berada di Surabaya, mengikuti sertifikasi trainer untuk teknologi pikiran di Adi W. Gunawan Institute of Mind Technology.

Klien ini mengeluhkan soal kadar hemoglobin (Hb) yang selalu rendah. Kadar hemoglobin adalah suatu patokan yang digunakan dalam dunia medis untuk mengenali apakah seseorang mempunyai kadar hemoglobin rendah, normal atau tinggi.

Fungsi patokan ini biasa digunakan sebagai tindakan pengobatan secara medis seperti seorang yang memiliki kadar hemoglobin tinggi harus menjalani flebotomi atau pengurangan darah. Sedangkan untuk kadar hemoglobin rendah diberikan zat besi sebagai penambah darah.

Menurut Costill, 1998 definisi kadar hemoglobin adalah: 
ukuran pigmenrespiratorik dalam butiran-butiran darah merah”.
Kadar hemoglobin seseorang memang sangat sulit ditentukan karena dipengaruhi oleh ras suku bangsa, jenis kelamin dan umur, namun badan WHO telah menetapkan kadar hemoglobin normal sebagai berikut:

kadar hemoglobin menurut WHO
Sementara menurut Departemen Kesehatan RI, tabel kadar hemoglobin normal adalah:

kadar hemoglobin menurut Depkes RI

Sepanjang hidup klien, kadar Hb-nya tidak pernah berada di atas angka 9. Angka 9 itu adalah angka tertinggi yang pernah dia capai. Namun selebihnya, rata-rata selalu di bawah angka itu, bahkan pernah hanya di bawah 5.

Akibatnya, klien beberapa kali mengalami pingsan. Bahkan pernah pingsan beberapa kali ketika sedang di sebuah pusat perbelanjaan, atau di tempat kerjanya.

Sebelumnya, klien sudah beberapa kali ke dokter dan selalu diberi obat. Namun kali itu, klien merasa sudah jenuh dan lelah karena sudah terlalu banyak mengonsumsi obat.

Saya tentu tidak memungkinkan melakukan terapi langsung, karena sedang berjauhan. Namun karena klien memohon untuk dibantu sementara waktu, saya pun mencoba melakukan komunikasi dengan pikiran bawah sadar.

Yang saya gunakan adalah teknik Ego Personality Therapy (EPT). Melalui telepon seluler, saya berkomunikasi dengan pikiran bawah sadar klien. PBS klien setuju untuk membantu menormalkan Hb darah klien. Ketika ditanya berapa lama butuh waktu untuk melakukan itu, PBS berkata 45 hari.

Proses selesai, saya pun sudah lupa dengan apa yang sudah saya lakukan. Maklum, begitu banyak klien yang menyampaikan masalah, tentu saya tidak menghafalnya. Apalagi hipnoterapi memang berbasis centered client alias bergantung pada klien itu sendiri. Karena itu, sebelum menutup telepon, klien saya minta menghitung dan mencatat masa 45 hari itu untuk mengontrol kembali kadar Hb nya.

Senin (23/11) malam tadi, saya mendapat email dari klien tersebut. Klien juga mengaku sempat lupa. Klien baru ingat setelah lewat 3 hari dari jadwal yang sudah disepakati. Hasilnya ternyata luar biasa. Kadar Hb nya langsung normal, di atas angka 12. Itu adalah rekor kadar Hb tertinggi yang bisa klien capai.

Pikiran bawah sadar memang dahsyat. Dia mampu mengerjakan apa yang memang diminta untuk dikerjakan. Yang diperlukan adalah, berkomunikasi dan membujuk dia untuk melakukan tugasnya itu. Jika proses ‘merayu’ pada pikiran bawah sadar bisa dilakukan dengan sukses, maka Anda tinggal menunggu hasilnya saja.

Bagaimana menurut Anda?   

Artikel Pilihan

MENGERIKAN, LGBT Sudah Menyerang Pelajar

Entah harus mulai dari mana. Yang jelas, ketika menuliskan ini, saya masih merasa syok dan tidak percaya. Begitu parahnya kah kehidup...