BREAKING NEWS

Tuesday, November 17, 2015

Hati-hati Pasang Stiker Nama Keluarga di Mobil


Bukan sulap bukan sihir. Saya ternyata punya kemampuan untuk mengetahui pemilik mobil, termasuk seluruh anggota keluarganya. Kenapa? Ya karena sekarang tak sedikit yang memasang stiker di bagian belakang mobil lengkap dengan nama anggota keluarganya. Entah apa motifnya, namun yang jelas hal ini sebenarnya memancing orang lain berbuat jahat. 

Belum lama ini, saya pernah mendapat kabar dari sahabat di Samarinda yang sebelumnya mengaku memasang stiker nama anggota keluarga.


Ya, ketika itu anaknya didatangi oleh seorang pria, yang mengatakan dia disuruh ibunya untuk menjemputnya dari sekolah. Anak dari sahabat tadi jelas sangat percaya dengan pria tersebut. Sebab, dengan mudah menyebutkan nama kakak dan adiknya, termasuk mobil plus pelat nomor yang biasa digunakan keluarganya.

Sahabat, pikiran bawah sadar seseorang akan sangat mudah ditembus, ketika memang ada informasi yang pas dan tepat, seperti yang disampaikan oleh pelaku kejahatan. Apalagi jika korbannya adalah anak-anak, faktor kritisnya masih sangat lemah. Benteng pertahanan pikiran bawah sadarnya sangat mudah dibobol. 

Hanya karena nama yang disebut pelaku kejahatan persis sama dengan data yang ada di pikiran bawah sadar, maka seketika gerbang pertahanan pikiran bawah sadar langsung terbuka lebar. Kalau sudah seperti ini, korban pasti percaya dan mengikuti arahan pelaku kejahatan.

Singkat cerita, anak ini akhirnya ikut dalam mobil si pria. Namun di tengah jalan, diturunkan begitu saja, setelah pelaku merampas kalung, gelang, dan anting yang dikenakan anak ini. Kuat dugaan, pelaku sudah sempat memantau calon korbannya ini di sekolah. Sahabat saya ini enggan melapor ke polisi, karena urusannya juga pasti tidak semudah membalik telapak tangan. Dia memilih mengikhlaskan, sembari melepas semua stiker mobilnya yang ia yakini menjadi penyebab utama.

Beruntung pelaku tidak menghabisi nyawa anak ini, atau melakukan perbuatan keji lainnya. Tulisan ini tidak ada maksud apa-apa. Hanya untuk sekadar mengingatkan. Sebab nama keluarga termasuk informasi yang sepatutnya tidak diumbar secara umum. (*)


Share this:

 
Copyright © 2014 Endro S. Efendi, CHt, CT, CPS.. Designed by OddThemes