Monday, November 9, 2015

‘Kerasukan’ Roh Suami, Gara-gara Ini

Seorang wanita sempat “kemasukan roh” suaminya saat proses terapi. Padahal, klien datang hanya untuk terapi mengurangi berat badan. Lho, kok bisa?

Sahabat, tentu yang dimaksud di sini bukan kemasukan roh atau kerasukan yang sesungguhnya. Akan tetapi, jika orang tidak paham dengan proses terapi yang sedang dilakukan, pasti klien ini disebut kerasukan atau kemasukan roh jahat.


Fenomena seperti ini memang kerap terjadi, jika klien memendam emosi atau masalah di masa lalu yang belum benar-benar dituntaskan. Trauma atau luka batin yang dalam, adalah sebagian contoh dari sekian banyak masa lalu yang belum selesai, sehingga kemudian ada emosi yang meledak saat proses terapi.  

Lantas dari mana datangnya “roh jahat”? Inilah yang di dalam ranah hipnoterapi berbasis teknologi pikiran, disebut dengan introject. Di kelas 100 jam Scientific EEG & Clinical Hypnotherapy (SECH) di Adi W. Gunawan Institute of Mind Technology, masalah introject memang menjadi salah satu pembahasan khusus. Keberadaan introject ini penting dalam proses penyelesaian masalah yang dihadapi klien.

Lalu, apa itu introject? Introject adalah keberadaan figur yang mempunyai peranan penting dalam kehidupan seseorang, yang tersimpan dalam kondisi ‘hidup’ di pikiran bawah sadar klien. Otomatis, introject ini akan mempengaruhi semua hal yang terkait dengan pikiran bawah sadar klien, termasuk emosi, mental, hingga perasaan baik positif maupun negatif.

Saat melakukan terapi pada klien yang mengatasi kegemukan tadi, ternyata introject sang suami begitu kuat dan melawan. Menghadapi introject yang keras kepala seperti ini, tentu diperlukan teknik khusus. Hipnoterapi yang hanya berbasis sugesti, atau teknik lain yang tidak memahami introject, jelas tidak akan bisa mengatasi masalah seperti ini.

Terbukti, introject kali ini memang sangat keras kepala. Tak heran jika selama ini benar-benar mengganggu dan sangat mempengaruhi kondisi klien. Itu pula yang menyebabkan upaya diet apa pun yang dilakukan klien, gagal total akibat ulah introject yang melakukan blocking atas program diet tersebut.

Dengan teknik yang tepat, saya akhirnya berhasil melakukan negosiasi dengan introject. Sehingga ‘roh jahat’ suami ini bisa dilunakkan dan menerima program diet yang akan dipasang ke klien.

Namun, sebelum introject melunak, klien memang sempat melakukan perlawanan dan menghajar introject tersebut habis-habisan. Klien benar-benar mengamuk dan penuh semangat menghajar ‘roh jahat’ sang suami sampai babak belur dan meminta maaf.   

Klien pun merasa lega, dan merasa yakin bahwa diet kali ini akan berhasil. Dia juga merasa lega, plong dan sangat nyaman. Ia memang sudah bercerai dengan suaminya itu. Namun, ia tak mengira jika introject dari suaminya itu benar-benar mengganggu. Bagaimana menurut Anda?

Artikel Pilihan

MENGERIKAN, LGBT Sudah Menyerang Pelajar

Entah harus mulai dari mana. Yang jelas, ketika menuliskan ini, saya masih merasa syok dan tidak percaya. Begitu parahnya kah kehidup...