BREAKING NEWS

Friday, November 20, 2015

Tak Kenal Maka Tak Tahu Manfaatnya


Meski sudah ada sejak era 1.700-an, namun nyatanya dunia hipnoterapi belum banyak dikenal masyarakat. Karena itu, tak sedikit calon klien yang agak parno begitu mendengar kata hipnoterapi. Apalagi selama ini tayangan di televisi soal hipnotis, menjadikan hipnoterapi seolah sesuatu yang menakutkan.

Padahal, tidak ada yang perlu ditakutkan dalam proses hipnoterapi. Kuncinya hanya ikhlas dan pasrah. Klien akan dibimbing mengalami relaksasi yang dalam dan menyenangkan. Umumnya, setelah menjalani sesi hipnoterapi, barulah klien merasakan manfaat yang luar biasa.

Seperti contoh sahabat saya, yang sebelumnya agak ragu menjalani sesi hipnoterapi. Satu-satunya yang membuat dia memberanikan diri hanya karena sudah kenal secara pribadi. Dia minta dibantu untuk mengatasi persoalan sulit mengendalikan nafsu makan.


Beberapa hari kemudian, dia pun mengirimkan pesan pendek ke saya.

"Jujur ya, awalnya aku agak under estimate sama hypnotherapy. Perasaan kayak orang curhat aja kan... Tapi kok asyik ya? Badanku jadi nurut gitu lho. Asli jadi penasaran aku. Sepulang dari terapi, kayaknya enak banget bisa relaks dan ngantuk beneran, bisa tidur sampai jam 3 sore. Itu aja berat banget buka mata, saking enaknya bisa relaks,” bebernya.

Tak hanya sampai di sini, ada lagi sambungan pesan pendeknya:

“Yang pasti badanku enak, perut jadi enteng, dan hebatnya nggak pake maag, walau pagi nggak makan nasi. Terus aku bisa lepas dari gula, sama sekali ngga lagi minum the atau kopi,” imbuhnya.

“Oh ya, iseng nih, coba makan banyak, ternyata ngga bisa, malah muntah. Tapi aku senang sudah tidak lagi rakus, bisa betul-betul anteng menghadapi makanan. Padahal biasa kalau jalan keluar, selalu makan. Ini dari kemarin malam sampai sekarang ini, makan biasa, ngga bisa banyak. Ngga tahu deh beda memang. Perutku lebih nyaman juga. Nih udah turun 1 kg,” bebernya lagi.

Dari sisi aura, juga ada yang lebih terpancar. Kenapa? Karena semua energi negatif sudah dibersihkan digantikan dengan yang lebih positif. Berikut penyampaiannya.


“Malah ╬▒da temenku yang bilang, kok kamu keliatan beda ya, lebih segar, keliatan cantik (asli ge-er aku), habis perawatan di mana? Dan kayaknya aku bisa lebih santai ketika dengar omongan yang mungkin agak nggak enak. So cool Pak,” ujarnya melalui pesan pendek itu.

Tapi kok bisa gitu ya? Terus kemarin kan mau cari bos untuk tanda-tangan, belum nyampe kantornya, papasan ma bos, dia nanya, kamu cari aku? Nah, lho, gantian aku yang kaget,” begitu katanya.

Lagi nih pak, kemaren dah hampir kosong, pengin jalan-jalan. Maunya  pakai kartu kredit. Eh, ternyata bos udah transfer gajiku duluan, kebayang ngga sih asyiknya. Asli Pak, aku jadi bingung, sistem kerjanya kok bisa sehebat itu? Tapi aku malas mikir panjang, pokok'e aku target bisa turun badanku ketimbang mumet. Makasi banyak ya Ndro.”

Saya menyampaikan kepada sahabat sekaligus klien saya ini. Apa yang terjadi, bukan karena hasil kerja hipnoterapis, tapi karena klien sendiri yang memang sangat ingin untuk mengasi masalahnya.

Hipnoterapis hanya membimbing dan mengarahkan, namun hasil seutuhnya dan sepenuhnya ditentukan oleh klien itu sendiri. Karena itu sejak awal, sebelum klien dibimbing menjalani relaksasi, sudah ada ‘kontrak politik’. Apa itu? Klien harus pasrah dan ikhlas mengikuti semua bimbingan dan arahan yang diberikan. Selain itu, klien juga harus sepenuh hati alias all out untuk mengungkapkan semua hal yang dibutuhkan semua emosi dan perasaan terkait masalah yang hendak diselesaikan.

Semua perubahan positif yang dialami klien bisa terjadi, karena klien itu sendiri yang mengizinkan terjadinya perubahan tersebut. Cukup ikuti dan jalani saja prosesnya, maka hasilnya Anda sendiri yang akan merasakannya. Bagaimana menurut Anda?

Share this:

 
Copyright © 2014 Endro S. Efendi, CHt, CT, CPS.. Designed by OddThemes