BREAKING NEWS

Tuesday, December 8, 2015

Syok, Suami Selingkuh dengan Laki-laki


BARU satu tahun menikah, klien sebut saja namanya Mawar ini, sudah harus menjanda. Hal ini membuat dirinya trauma berat. Mawar sangat membenci laki-laki, dan menurutnya, semua laki-laki sama saja. Akibatnya, meski didesak orangtuanya untuk menikah lagi, Mawar merasa sangat takut.

Desakan orangtuanya itulah membuat dia semakin bingung. Di sisi lain, dia enggan menikah lagi. Dia pun meminta bantuan untuk melepas semua trauma yang dialaminya.

Klien mengetahui hipnoterapi melalui media sosial. Sebelumnya, klien mengaku sudah tiga kali datang konsultasi dengan psikolog, namun perasaannya tak kunjung tuntas. Karena itu, dia ingin mencoba metode hipnoterapi untuk mengatasi masalahnya.


Meski baru satu bulan bercerai, dari sesi wawancara terungkap, klien mengaku sudah mengalami trauma dengan laki-laki sejak kecil. Namun dia tidak tahu kapan kepastiannya. Sejak kecil hingga dia bercerai, dia mengaku tidak pernah merasakan kebahagiaan dengan laki-laki. Informasi awal ini jelas sangat membantu proses hipnoterapi.

Dengan hipnoanalisis diketahui, ternyata ada beberapa kejadian yang membuat klien betul-betul trauma dengan laki-laki. Pertama, ketika 5 tahun, tubuh klien sempat ditindih oleh omnya sendiri. Berikutnya, ketika kuliah, berkat bujuk rayu pacarnya, klien akhinya bersedia menyerahkan kesuciannya. Ironisnya, setelah kejadian itu, klien hamil dan diminta pacarnya supaya digugurkan. Klien mengaku diberi obat dan sempat mengalami pendarahan hebat. Usai berhasil menggugurkan kehamilannya, ternyata klien ditinggalkan begitu saja oleh pacarnya.

Meski berbagai kejadian itu membuatnya takut dengan laki-laki, nyatanya klien tetap menikah atas dorongan kedua orangtuanya. Selama pernikahan ini, Mawar pun sama sekali tidak merasakan kebahagiaan.

Saat malam pertama, misalnya, klien mengaku merasakan rasa sakit yang luar biasa. Hal itu pun berlanjut setiap kali menjalankan kewajibannya sebagai istri. Belakangan, klien juga mendapat perlakuan kasar dari suaminya, bahkan suaminya benar-benar ringan tangan.

Meski begitu, bukan ringan tangan yang membuat Mawar merasa luka batinnya semakin dalam. Secara tidak sengaja, klien ternyata baru tahu jika suaminya juga suka dengan sesama jenis. Mawar semakin syok dan nyaris pingsan setelah mendapati suaminya berselingkuh dengan lak-laki lain.

Beberapa teknik digunakan untuk membereskan semua emosi yang dirasakan klien. Trauma atas berbagai kejadian itu juga dihilangkan satu demi satu. Usai terapi, hasilnya klien merasa lega dan sangat plong. Bahkan sangat yakin kali ini bisa menikah lagi dengan perasaan yang nyaman.  

Terima kasih untuk Mawar yang bersedia kisahnya ditulis sebagai bahan pembelajaran bagi kita semua. Bagaimana menurut Anda?


Share this:

 
Copyright © 2014 Endro S. Efendi, CHt, CT, CPS.. Designed by OddThemes