Monday, January 18, 2016

Sungai Karang Mumus dan Pikiran Positif

Bukan mustahil, Sungai Karang Mumus akan bersih seperti ini. 

Misman, sahabat saya yang juga seorang jurnalis, belakangan lebih sering berada di Sungai Karang Mumus (SKM) Samarinda, ketimbang liputan mencari berita. Setiap hari, tak pernah bosan menampilkan wajah sungai yang kotor oleh sampah, di akun media sosialnya.

Perhatiannya kini 100 persen dicurahkan untuk membersihkan sungai yang membelah Kota Tepian dan bermuara di Sungai Mahakam ini.

Entah apa yang ada di benaknya, sehingga setiap hari pria ini selalu bersetubuh dengan Sungai Karang Mumus. Dialah yang memulai gerakan memungut sehelai sampah, satu demi satu, dengan harapan kelak sungai ini semakin bersih, seperti objek wisata andalan yang ada di luar negeri.


Apa yang dilakukan Misman, mungkin bagi sebagian orang dianggap mustahil. Namun faktanya, hasilnya mulai terlihat. Semakin hari, sungai ini semakin bersih. Apa yang ia lakukan juga mendapat dukungan yang terus bergulir dari berbagai elemen warga.

Membersihkan sungai ini, sama halnya dengan mengubah pikiran agar selalu positif. Ada yang bilang, selalu berpikir positif itu sangat sulit. Selalu saja ada hal yang mengganggu dan membuat seseorang selalu kalah dan tunduk dengan pikiran negatif.

Pikiran harus dikendalikan. Bukan sebaliknya, kita yang dikendalikan pikiran. Menganggap bahwa siapa saja boleh membuang sampah di sungai, hal itu merupakan gambaran seseorang sedang dikendalikan oleh pikiran. Padahal, jika berpikir bahwa membuang sampah di sungai akan merusak segalanya, maka Anda tidak akan melempar sampah ke sungai. Itu berarti, Anda sudah berhasil mengendalikan pikiran.

Anda adalah apa yang Anda pikirkan. Jika warga Samarinda beranggapan Sungai Karang Mumus tidak akan bisa bersih, maka sampai matahari pensiun bersinar, sungai ini tidak akan pernah kinclong. Sebaliknya, jika semua orang yakin sungai ini akan bersih, maka semakin banyak yang percaya, sungai ini akan semakin cepat bersih.

Bagaimana masa depan Anda, bergantung pada kemampuan dalam mengendalikan pikiran Anda. Jika Anda merasa sulit sukses dan selalu gagal dalam berusaha, maka itulah hasil yang akan didapatkan. Namun jika selalu optimistis, yakin, dan percaya bahwa sukses bisa diraih, maka hasil itu pula yang akan digenggam.

Karena itu, mari mengendalikan pikiran dengan baik. Jangan biarkan pikiran Anda liar tanpa kemampuan untuk menaklukkannya. Pikiran adalah milik Anda, sehingga harus tunduk dan patuh terhadap apa saja yang Anda arahkan. Jangan diperbudak oleh pikiran, sehingga pikiran semakin bebas melakukan kudeta terhadap diri Anda. Selalu bimbing dan arahkan agar pikiran Anda bisa meraih hasil yang diinginkan.

Bagaimana menurut Anda?


Artikel Pilihan

MENGERIKAN, LGBT Sudah Menyerang Pelajar

Entah harus mulai dari mana. Yang jelas, ketika menuliskan ini, saya masih merasa syok dan tidak percaya. Begitu parahnya kah kehidup...