BREAKING NEWS

Sunday, February 21, 2016

Wanita Ini Sulit Dapat Jodoh, Ternyata Hanya Gara-gara…


Belum lama ini, seorang wanita berusia 25 tahun, datang konsultasi karena merasa sulit mendapatkan jodoh. “Saya sebenarnya tidak masalah. Tapi tahu sendiri kan, orang tua sudah mulai sering menyindir dengan bahasa yang kadang kurang enak di hati,” sebut wanita yang bekerja di salah satu perusahaan swasta ini.

Wanita ini, sebut saja namanya Anjani, terakhir pernah menjalin hubungan dengan laki-laki dua tahun lalu. Setelah itu, dia mengaku selalu gagal menjalin hubungan. Jangankan untuk menjalin hubungan, untuk dekat dengan laki-laki saja, dia merasa ada yang mengganjal.

Thursday, February 18, 2016

Mari Ajak LGBT Kembali Normal


Setelah secara terbuka saya memberikan penawaran kepada para perilaku Lesbian, Gay, Biseks, dan Transgender (LGBT) untuk mendapatkan layanan terapi secara cuma-cuma,  ternyata ada yang mengirimkan pesan khusus. 

Salah satunya datang dari seorang mahasiswa sebuah perguruan tinggi yang ada di Samarinda. Dia mengaku sangat tertarik dan ingin mengakhiri petualangannya dengan sesama jenis, namun saat ini yang muncul adalah perasaan takut.

Tuesday, February 16, 2016

Empat Tahun Asam Lambung Tak Terkontrol, Ternyata Ini Penyebabnya

Pekan lalu, sebelum bertolak ke Lombok menghadiri perayaan Hari Pers Nasional (HPN), saya sempat didatangi seorang klien. Wanita berusia 43 tahun ini mengeluhkan sakit asam lambungnya yang sering datang tiba-tiba.

“Kalau sudah asam lambung naik, badan jadi lemas sekali. Tidak bisa ke mana-mana,” sebut ibu ini.

Tak tanggung-tanggung, sudah empat tahun ibu ini mengalami sakit asam lambung yang mudah sekali naik-turun.

Thursday, February 11, 2016

Hypno-EFT adalah Teknik Melepas Emosi, Bukan Minta Bantuan Jin


Saat menghadiri Hari Pers Nasional di Mataram - Nusa Tenggara Barat (NTB) baru baru ini, saya mendapatkan sebuah pesan  pendek dari salah satu sahabat di Balikpapan.

"Mas, saya ada baca artikel. Katanya Hypno-EFT itu syirik, karena menggunakan bantuan jin," tanyanya serius.

Saya pun menjawab, "memang bener sih mbak, kadang kadang saya memang menggunakan jin. Tapi bukan jin makhluk gaib, melainkan celana jin," kata saya bergurau.

Tuesday, February 9, 2016

Wahai LGBT, Mau Mati dengan Cara Apa?

Meski sebelumnya pernah menulis soal Lesbian, Gay, Biseks, dan Transgender (LGBT), namun sejatinya saya enggan menulis lagi soal ini. Namun, nurani saya tergolak ketika di Indonesia, sekelompok orang yang menjadi ‘penganut aliran’ LGBT ini, berani terang-terangan turun ke jalan, meminta dukungan agar dilegalkan. Dengan kemasan hak asasi manusia (HAM), mereka berharap pihak berwenang bisa melegalkan orientasi pasangan yang tidak lazim ini.   

Saya, sekali lagi, tidak dalam kapasitas memberikan penilaian, apakah LGBT itu perlu didukung atau tidak. Namun, sebagai warga biasa, izinkan saya untuk menyampaikan pendapat, dari sisi saya, didukung kemampuan sebagai praktisi teknologi pikiran, dan juga pengalaman puluhan tahun sebagai wartawan.

Thursday, February 4, 2016

Satu Tahun Sakit Kepala Hanya Gara-gara Ini...



Kamis (4/2/2016) pagi tadi, sebuah pesan pendek masuk ke telepon seluler saya. Ternyata ini dari klien yang bulan lalu datang dengan keluhan sakit kepala. Pesan pendek itu dikirim oleh ibunya klien. 

Ya, wanita berusia 23 tahun ini sebelumnya memang mengeluh kepalanya sering sakit. Sudah hampir tiga bulan klien merasakan sakit kepala tersebut. Meski sudah beberapa kali ke dokter, nyatanya tak ada perubahan berarti.

Bahkan, klien ini pun sempat terbang ke Singapura untuk menjalani medical check up yang lebih lengkap. Hasilnya juga idem dito. Tidak ada masalah berarti pada kepalanya. Kesimpulan dokter, sakit kepala yang diderita bukan sakit medis.

LGBT Anugerah atau Musibah?


Saat ini kampanye agar kaum LGBT bisa diterima oleh masyarakat luas, semakin gencar dilakukan. Ini setelah di Amerika Serikat, kaum Lesbian, Gay, Biseks, dan Transgender (LGBT), keberadaannya diakui dan diterima oleh Presiden AS Barrack Obama.

Namun kali ini, izinkan saya membahas persoalan LGBT ini dari sudut pandang saya, sebagai hipnoterapis. Tentu, saya tidak dalam kapasitas menilai, benar atau salah keberadaan LGBT ini. Lagi-lagi saya tekankan, saya hanya akan membahas dari sudut pandang sebagai hipnoterapis, yang terkadang bersinggungan dengan masalah ini.

Wednesday, February 3, 2016

Antara Mirna, Jessica dan Hipnoterapi


Awalnya, saya tidak banyak mengikuti berita yang berseliweran di belantara maya terkait pembunuhan Wayan Mirna Salihin yang akrab dipanggil Mirna. Dari hasil penelusuran mbah Google, Mirna tewas setelah meminum Es Kopi Vietnam di Olivier Cafe, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu 6 Januari 2016. Dari hasil autopsi serta uji laboratorium kopi yang diminum Mirna ternyata mengandung sianida yang mematikan.

Mirna minum kopi ke kafe tersebut atas ajakan teman semasa kuliahnya di Billyblues College, Sydney, Australia, Jessica Kumala Wongso. Jessica pula yang memesankan kopi dan membayar tagihan kopi Mirna dan  teman Mirna, Hanny.

Sekali lagi, awalnya saya tidak terlalu tertarik dengan kasus ini. Namun, salah satu bagian diri saya langsung terseret untuk membacanya, setelah kata-kata hipnotis tiba-tiba muncul di antara pemberitaan itu.

Tuesday, February 2, 2016

Pilih Hobi atau Anak?


Mendapat amanah atau titipan berupa anak dari Yang Maha Kuasa, adalah sesuatu yang tidak ternilai harganya. Bukankah tidak sedikit pasangan yang sudah bertahun-tahun menikah belum juga punya momongan. Ada lagi yang harus keluar uang puluhan bahkan ratusan juta rupiah, untuk bisa mendapatkan momongan, melalui berbagai metode.

Nah, bagi Anda yang sudah punya buah hati, sudah sepatutnya bersyukur, melebihi mereka yang terus berusaha mendapatkan momongan.
 
Copyright © 2014 Endro S. Efendi, CHt, CT, CPS.. Designed by OddThemes