Wednesday, May 18, 2016

Emosi Meledak-ledak pun Langsung Lenyap



Selasa (17/5) tadi, saya mendapat kesempatan berharga, memberikan kuliah umum di Pusat Pendidikan El Rahma Samarinda. Materi yang saya berikan adalah Quantum Life Transformation (QLT), sebuah teknik transformasi diri yang sudah terbukti banyak membantu individu menjadi lebih baik dan selalu berpikir lebih positif.

Menjelang akhir materi, salah seorang mahasiswi ingin mencoba teknik yang diajarkan, untuk melepas emosinya terhadap seseorang. Rasa dendam, sakit hati, dan berbagai perasaan tidak nyaman itu benar-benar sangat kuat. Terbukti, peserta ini terlihat tubuhnya sampai gemetar bahkan sempat menangis dengan nafas memburu, tersengal-sengal. Saya dan semua mahasiswa lain yang hadir tidak tahu, emosi dengan siapa yang ia lepaskan. Sebab, mahasiswi ini cukup mengucapkan nama orang yang dibenci itu di dalam hati.    


Banyak sekali emosi kebencian yang keluar saat proses analisa perasaan. Setelah semua perasaan diungkapkan, proses pelepasan emosi pun dilakukan. Di hadapan semua peserta kuliah umum, mahasiswi ini melepas emosinya cukup cepat. Emosi yang awalnya di angka 10, langsung turun di angka 6. Proses kembali dilakukan, hingga kemudian turun lagi di angka 2, dan akhirnya dipandu untuk menetralisir hingga benar-benar nol.

Mahasiswi ini pun merasa sangat lega dan plong. Dia tak menyangka, beban perasaan yang sudah cukup lama terpendam itu, bisa lepas dengan mudah. Wanita ini pun kembali ke kursinya dengan lega, senyum merekah dan wajah lebih semringah.

Selain mahasiswi ini, ada satu lagi mahasiswi yang meminta dibantu melepaskan perasaan tidak nyaman dengan mantannya. Semua perasaan tidak nyaman dianalisa dan disebutkan satu demi satu. Perasaan tidak nyaman ini berada di angka 10, angka maksimal. Setelah dipandu menggunakan teknik yang diajarkan, emosi tidak nyamannya langsung turun ke angka 5, hingga kemudian turun lagi ke angka 2. Setelah itu, dibimbing lagi untuk menetralisir perasaan ini hingga benar-benar nol. Wanita ini pun kembali ke kursinya lagi, juga dengan wajah ceria dan selalu tersenyum.

Kenapa bisa? Masa semudah itu? Kenyataannya memang demikian. Jika seseorang memang sudah ikhlas dan pasrah melepas emosinya, maka dengan mudah semua perasaan tidak nyaman itu bisa dibuang seketika. Maka, stop memendam perasaan. Ketimbang perasaan tidak nyaman, kenapa tidak dibuang sekarang juga?

Bagaimana menurut Anda?  


Artikel Pilihan

MENGERIKAN, LGBT Sudah Menyerang Pelajar

Entah harus mulai dari mana. Yang jelas, ketika menuliskan ini, saya masih merasa syok dan tidak percaya. Begitu parahnya kah kehidup...