BREAKING NEWS

Monday, August 29, 2016

Siswi SD Ini Kabarnya Diculik, Ternyata…


SAAT berselancar di lautan maya, mata saya tertarik dengan berita soal murid SD yang katanya diculik. Murid kelas V ini dengan rinci menceritakan bahwa dirinya sempat disekap satu jam oleh para pelaku di salah satu rumah. Dikatakan, komplotan penculik ada empat orang, satu di antaranya perempuan, menggunakan sebuah mobil warna hijau bertuliskan Jeep.

Siswi SD ini ditarik masuk mobil dan matanya ditutup kemudian dibawa ke sebuah rumah. Di tempat tersebut, korban kemudian diikat dengan tali. Sementara para pelaku pergi meninggalkan korban.

Sunday, August 28, 2016

Punya Anak Manja? Begini Cara Mengatasinya



“Dasar anak manja! Apa-apa harus dituruti!" Sering, orang tua mendengar kalimat seperti itu? Tetapi, benarkah anak yang dituduh manja tersebut memang benar-benar manja? Atau hanya karena orangtuanya saja yang memberi label anak manja? Yuk, simak mitos-mitos tentang anak manja dan penjelasan dari mitos-mitos tersebut.

Friday, August 26, 2016

“Utang Ngga Bayar, Tapi Gaya Hidupnya Selangit”



Siang itu, seorang kawan menjumpai saya. Dia merasa jengkel dengan dirinya sendiri, bahkan merasa bahwa dirinya sangat bodoh. Apa pasalnya? “Lah saya ini nagih uang saya sendiri. Kok malah saya dimarah-marahi, dimaki-maki. Salah saya apa? Saya cuma minta uang saya sendiri loh. Dulu waktu pinjam uang bukan main memohon dan mengiba. Giliran ditagih, lebih galak dari saya,” ucapnya.

Sebelumnya, sang peminjam itu sudah berjanji akan mengembalikan dalam waktu 1 bulan. “Tapi ini sudah enam bulan, bahkan sudah lewat. Yang bikin saya semakin jengkel, di media sosial gayanya selangit, sok kaya. Tapi utang ngga mau bayar,” sambungnya lagi dengan nafas yang semakin berat.

Kenapa Wanita Lebih Banyak Berbicara? Ini Penyebabnya…


Pria dan wanita memang memiliki ciri khas berbeda-beda. Satu di antaranya banyak keistimewaan yang berbeda adalah, wanita ternyata mampu lebih banyak berbicara ketimbang pria.

Hal ini seperti disampaikan pakar teknologi pikiran Adi W. Gunawan dalam talkshow tentang pola pikir yang digelar di Hotel Platinum Balikpapan, belum lama ini. Dikatakannya, dalam satu hari wanita mampu berbicara hingga 25 ribu kata. Sementara pria setengahnya, hanya sekitar 13 ribu kata. Hal itulah yang menyebabkan kenapa wanita jauh lebih cerewet ketimbang pria, karena wanita punya stok bicara lebih banyak.

Tuesday, August 23, 2016

Narkoba… Kamu Jahat!!!


“Sudah dengar kabar?” tanya salah seorang kawan melalui telepon selulernya. Kedua tangan saya masih fokus di stir kemudi. Panggilan yang saya terima melalui speaker itu bernada heran dan penuh tanya. Saya sama sekali tidak tahu apa yang ia maksudkan.

“Katanya kawan kita ada yang digerebek BNN,” sambung pria di ujung speaker tersebut, seraya menyebut nama rekan kerja yang saya kenal cukup dekat.  

Pelajaran Berharga dari Pedagang Sepatu

foto ilustrasi, sumber: wisata sidoarjo.com


Sore itu, tak seperti biasanya, saya duduk santai di teras rumah. Biasanya, sore seperti itu sudah mulai sibuk di depan laptop, menjalankan tugas memantau lalu lintas berita di Portal Kalimantan Prokal.Co.

Saat sedang santai di teras itulah, seorang pedagang sandal dan sepatu yang sedang jalan kaki sembari membawa tas penuh barang dagangan, langsung masuk rumah. Maklum, pagar rumah sedang terbuka lebar. Dengan wajah tampak kelelahan dan tubuh nyaris terhuyung, dia buru-buru menaruh barangnya di teras rumah, dan memohon izin untuk numpang duduk istirahat.

Monday, August 22, 2016

Seminar Seharga “Kaki Lima”, Materinya “Bintang Lima”


 
Adi W. Gunawan



Beberapa waktu lalu, seseorang mengirimkan gambar tentang kegiatan Talkshow “Membangun Mindset Menuju Sukses”, yang digagas Guang Zhao Muda Mudi Balikpapan, Sabtu (20/8). Saya jelas tidak menolak. Kenapa? Karena narasumbernya adalah guru saya, Adi W. Gunawan. Namun yang membuat saya kaget dan bertanya-tanya adalah, harga tiket masuk yang hanya Rp 100 ribu.

Jujur, saya sangat tahu dan sangat mengenal narasumber. Saya juga sangat tahu kualitas materi yang akan diberikan. Menurut saya, Rp 100 ribu itu sangat-sangat murah. Untuk seminar di sebuah hotel bintang empat, tepatnya di Hotel Platinum Balikpapan, harga itu jelas sangat murah. Apalagi, peserta juga mendapatkan makan malam yang menunya juga tidak bisa dianggap ecek-ecek. Selain menu bintang lima, ada pula menu vegetarian.

Sunday, August 21, 2016

"Dapat Satu Emas Aja Heboh"



Dalam perjalanan dari Berau ke Balikpapan, di ruang tunggu Bandara Kalimarau, Berau, yang cukup megah, televisi di ruangan itu menayangkan berita keberhasilan bulutangkis Indonesia medapatkan satu medali emas.

Satu medali emas dari pasangan Owi-Butet itu memang benar-benar mendominasi pemberitaan. Tidak hanya di televisi dan media cetak, tapi juga semesta maya begitu viral mengunggah prestasi yang diraih bertepatan dengan ulang tahun negara ini.

Di tengah kebanggaan dan energi positif yang juga ikut saya rasakan itu, tiba-tiba seorang penumpang yang duduk tak jauh dari lokasi saya,  berbincang dengan rekannya. "Baru dapat satu emas aja heboh banget. Negara lain yang emasnya puluhan, biasa aja tuh," kata pria yang usianya saya taksir masih 20 an..

Wednesday, August 17, 2016

Adakah Lomba Lari dari Kenyataan?


Setiap orang memiliki makna berbeda – beda terhadap sebuah kemerdekaan. Bagi saya, merdeka adalah jika seseorang bisa lepas dari masalah yang membelenggu dirinya. Sebab faktanya, tak sedikit orang merasa bebas dan tidak terpenjara, namun sejatinya hati dan pikirannya masih terkurung, tak bisa ke mana-mana. Mau melangkah takut, ingin berubah juga enggan. Akhirnya, hidup yang dialami stagnan saja, bahkan mengalami kemunduran.

Lantas, bagaimana bisa mendapatkan kemerdekaan sesungguhnya? Tidak ada jalan lain. Anda harus lepaskan semua masalah yang menjerat hidup Anda. Trauma, dendam, sakit hati, kecewa, dongkol, jengkel, muak, eneg, dan perasaan lainnya yang tidak nyaman, ada baiknya dibuang dari diri Anda.

Saturday, August 13, 2016

Stress dengan Matematika? Anak Ini Akhirnya Mengalami...



Dalam setiap kesempatan sharing di event seminar, diskusi, hingga temuan di ruang terapi, masalah pendidikan anak memang menarik menjadi bahan pembicaraan. Tak sedikit anak-anak yang punya masalah di sekolah, baik sekolah reguler negeri maupun swasta, maupun sekolah sehari penuh (full day school) hingga boarding school seperti tinggal di asrama maupun pondok pesantren.

Saya pernah menjumpai anak-anak yang tertekan karena begitu banyak agenda yang harus dilakoni sehari penuh, dari bangun pagi sampai beranjak tidur lagi. Sementara orang tuanya begitu bangga karena anaknya benar-benar disiplin dan sudah diatur jadwal hariannya.

Friday, August 12, 2016

BRUAKKK!!!!..., Bocah SMP Itu Terlempar dari Motornya



Jumat (12/8) pagi, seperti biasa saya bermaksud menghadiri rapat lintas kota Samarinda – Balikpapan, melalui fasilitas videoconference di kantor Kaltim Post Samarinda. Melaju perlahan, tak lebih dari 40 Km/jam, saya juga bermaksud ingin ke kantor DPRD Kaltim selepas rapat.

Saat stir kemudi perlahan berbelok ke kanan, di tikungan cukup tajam di Jalan Biawan Samarinda, tiba-tiba dari arah berlawanan ada sebuah motor yang mencoba menyalip kendaraan di depannya. Tak  terkendali, motor yang dikendarai bocah salah satu SMP negeri di Samarinda itu oleng. Bagian belakang motornya menghantam bemper mobil yang saya kendarai.

Tuesday, August 9, 2016

Setuju Full Day School, Asal….



Bukan rahasia umum bagi negeri ini. Ganti menteri, ganti pula kebijakan. Masil lekat dari ingatan ketika Menteri Pendidikan Anies Baswedan meluncurkan program mengantar anak di hari pertama sekolah. Belum lagi ada evaluasi atas program ini, muncul pula pergantian kepada Menteri Pendidikan Muhadjir Effendy yang sudah ancang-ancang membuat program baru, Full Day School (FDS) alias sekolah sehari penuh.

Sebenarnya, ini bukan program baru. Di hampir semua daerah di Indonesia, ada saja sekolah unggulan yang menerapkan sekolah sehari penuh ini. Masalahnya, program ini akan diberlakukan untuk semua murid SD dan SMP baik negeri maupun swasta. Sementara faktanya, masih banyak sekolah yang belum memiliki ruang kelas memadai, sehingga harus berbagi antara kelas pagi dan sore. Jika kebijakan ini langsung diterapkan, praktis akan ada persoalan yang tidak mudah dipecahkan.

Sunday, August 7, 2016

Guru Ini Sulit Mengendalikan Nafsunya. Ternyata Gara-gara…

ilustrasi foto: indopremiernews


Beberapa waktu lalu, seorang pria, usia 45 tahun, datang ke tempat praktik saya. Sebelumnya, klien ini sudah hampir dua minggu membuat janji untuk konsultasi sekaligus terapi. Jika biasanya klien sudah menceritakan masalahnya saat membuat janji terapi, lain halnya dengan pria ini.

“Nanti saja pak, saat ketemu langsung baru saya sampaikan,” ujarnya.

Ternyata benar saja, perlu waktu hampir 1 jam bagi saya, mendengarkan semua keluhan dan masalah yang ia sampaikan. Ibarat gunung merapi, pagi itu semua keluh kesahnya diledakkan tanpa sisa.

“Saya merasa malu, merasa kotor,” ujarnya. Lalu, apa masalahnya?

Saturday, August 6, 2016

Ini Dia, Tiga Rahasia Sukses Bisnis Kuliner

Dago YUI di kawasan Dago yang selalu dipadati pengunjung.



Bijak mengatakan, pengalaman adalah guru yang terbaik. Namun, ada pula yang menyampaikan, pengalaman orang lain adalah guru yang terbaik. Sebab, kalau pengalaman diri sendiri yang selalu dijadikan pelajaran, berarti di antaranya juga harus gagal dulu. Sementara jika berkaca dari pengalaman orang lain, tentu tidak perlu terjerumus pada kegagalan yang sama.

Masih terkait oleh-oleh selama berada di Bandung – Jawa Barat, memang banyak kisah dan pengalaman yang saya dapatkan dari salah satu pengusaha kuliner, Yana Hendayana. Beliau adalah pemilik beberapa café, di antaranya Djongko, Dago Yui, hingga RM Riung Panyaungan, serta di beberapa lokasi lainnya baik di Bandung maupun di luar kota. Obsesinya, pria ini ingin memiliki cabang di seluruh provinsi di Indonesia.

Thursday, August 4, 2016

YA AMPUN, Pria Ini Sempat 10 Tahun Bergantung Obat Antidepresan

Yana Hendayana (kanan) di RM Riung Panyaungan miliknya, di Km 2 Ciherang - Bandung.


Hampir sepekan berada di Bandung – Jawa Barat untuk mengikuti event Pekan Olahraga Nasional (Porwanas) XII, akhir Juli 2016 tadi, saya berkesempatan kenal lebih dekat dengan Yana Hendayana. Beliau adalah sahabat saya, pernah sama-sama mengikuti workshop Quantum Life Transformation (QLT) di Tretes – Pasuruan – Jawa Timur.

Kenal sejak akhir 2014, selama itu pula komunikasi hanya dilakukan melalui media sosial. Itu pun tidak intens. Lebih sering basa-basi bertanya kabar, atau sesekali diskusi tentang teknologi pikiran.

Wednesday, August 3, 2016

Calon Dokter Gigi Ini Takut Tangani Pasien Hanya Gara-gara…



Jadi dokter gigi profesional adalah impian dari Sari (bukan nama sebenarnya). Setelah lulus dan mendapat gelar Sarjana Kedokteran Gigi (S.KG.) di salah satu universitas ternama di Pulau Jawa, Sari masih harus menjalani koass alias co-assissten. Ini adalah pendidikan profesi yang harus dijalani sebelum resmi menyandang gelar dokter gigi (drg).

Awalnya, semua berjalan normal dan biasa-biasa saja. Namun seiring waktu, calon dokter gigi ini merasa semangatnya semakin lemah dan kurang fokus. “Kalau pas pulang ke Samarinda, senang dan semangat. Begitu mau kembali ke kampus, koass lagi, rasanya malas. Sama sekali ngga semangat,” tuturnya.

Susah Makan dan Mual Saat Minum Susu, Wanita Ini Akhirnya….



Memiliki berat badan ideal, tentu idaman setiap wanita. Seperti klien bernama Yani (bukan nama sebenarnya) ini. Pegawai negeri sipil di salah satu instansi di lingkungan Pemprov Kaltim ini merasa tidak nyaman dan kurang percaya diri, karena posturnya yang terlalu kurus.

Saat timbang badan di ruang praktik saya, semua indikator menunjukkan sangat rendah (low). Dari mulai berat badan kurang ideal, serta kadar lemak juga sangat rendah.

Belajar dari Filosofi Angklung

Baru pertama kalinya pegang angklung, ternyata seru juga.

  
Angklung telah menjadi penutup yang manis di ajang Pekan Olahraga Wartawan (Porwanas) XII di Bandung – Jawa Barat yang dihelat sejak 25 sampai 30 Juli 2016 tadi. 

Alat musik melodi dari bambu dan kini diakui sebagai salah satu warisan dunia ini, benar-benar mencairkan suasana penutupan Porwanas di Gedung Sate, dihadiri Menteri Pemuda dan Olahraga RI Imam Nahrowi serta sang tuan rumah Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.
 
Copyright © 2014 Endro S. Efendi, CHt, CT, CPS.. Designed by OddThemes