Tuesday, January 24, 2017

Jalanan Macet? Biasa Aja Tuh...


Seorang sahabat kembali bertanya ke saya. “Gimana mas tinggal di Jakarta? Apa ngga stress? Kan macet kaya gitu?”

Ya, sudah beberapa bulan menetap di Jakarta, macet memang sudah menjadi menu harian. Justru aneh rasanya kalau ibu kota negara ini tiba-tiba tidak macet. Seolah ada yang kurang dan tak lagi seperti Jakarta. 


Seperti sudah saya tuliskan di artikel sebelumnya, semua kejadian sejatinya netral. Bergantung masing-masing  orang, mau diisi emosi apa dalam setiap kejadian itu. 

Macet adalah kejadian netral. Tidak ada yang bisa mengendalikannya. Kalau sudah macet ya sudah, mau diapakan? Maka, saya memilih tidak mau memasukkan emosi apa pun pada kejadian macet. Bagi saya macet adalah hal biasa dan netral. 

Jadi, semacet apa pun, santai saja. Apalagi musik instrumen yang santai dan lembut selalu mengiringi perjalanan saya, jadilah semakin nyaman dan tetap rileks. 

Maka secara tidak langsung, saya justru menanamkan perasaan nyaman dalam kondisi macet. Dengan demikian pikiran bawah sadar pun meresponse dengan santai setiap kali ada macet. 

Sebaliknya, bagaimana jika memasukkan emosi marah, jengkel atau hal negatif lainnya saat macet? Inilah pemicu stress. Ini pula yang semakin lama akan memicu penyakit berat lainnya seperti kanker. Kenapa? Karena sel tubuh lebih banyak menerima response marah atau sedih. Akibatnya, jadilah sel bertumbuh di luar kendali. 

Sekali saja menancapkan emosi negatif pada kejadian macet, maka pikiran bawah sadar akan mengunci emosi itu. Maka jangan heran, begitu macet, secara tidak sadar, seseorang bisa langsung marah dan emosinya kurang bisa dikendalikan. 

Jadi, pilihan ada di tangan Anda. Mau memasukkan perasaan negatif atau positif pada kejadian macet. Terus bagaimana kalau terlanjur punya perasaan negatif dan ingin diubah ke positif? Ya simpel, buang saja perasaan tidak nyaman saat macet. Lakukan hal yang nyaman. 

Dengarkan musik yang nyaman, atau hal hal yang lucu dan menyenangkan. Dengan sendirinya, perasaan tidak nyaman ketika macet akan berganti dengan perasaan nyaman yang lebih menyenangkan.

Bagaimana menurut Anda? (*)   

Artikel Pilihan

MENGERIKAN, LGBT Sudah Menyerang Pelajar

Entah harus mulai dari mana. Yang jelas, ketika menuliskan ini, saya masih merasa syok dan tidak percaya. Begitu parahnya kah kehidup...