BREAKING NEWS

Tuesday, February 28, 2017

Cukup 5 Menit, Mual Terhadap Durian Hilang. Bahkan Bisa Langsung Makan



Belum lama ini, kawan saya di Jakarta merasa tersiksa ketika diajak teman-temannya untuk makan durian. Bagi teman-temannya, makan durian adalah pesta yang menyenangkan. Namun bagi dirinya, jangankan makan, mencium bau buah berduri itu saja sudah membuatnya mual dan sekujur tubuhnya langsung tidak nyaman.

“Ngga tahu kenapa. Cium baunya saja sudah mual. Tidak enak sama sekali,” ucap pria ini.



Ia pun mempertanyakan, bisakah rasa mual itu dihilangkan? Saya menjawab, jika dia mengizinkan, tentu saya akan membantu untuk tidak lagi merasa mual setiap kali mencium bau durian.

Kawan saya ini pun bersedia untuk dibantu agar rasa mualnya setiap kali mencium aroma durian, bisa dihilangkan.

Saya pun membantu kawan saya ini dengan salah satu teknik yang cepat. Semua data yang terekam di pikiran bawah sadarnya tentang durian, saya bimbing untuk bisa diubah satu demi satu. Ibarat file di komputer, data lama soal durian, digantikan dengan data baru.

Proses singkat selama 5 menit selesai, saya meminta kawan saya ini untuk mencoba merasakan dan membayangkan kembali dengan semua panca inderanya soal durian. Hasilnya klir. Semua memori negative tentang durian sudah berganti dengan file baru.

Tak perlu menunggu lama, saat itu juga saya diajak kawan saya ini untuk menikmati durian di sebuah kawasan penjualan durian di Mangga Besar – Jakarta. Setelah memilih dan satu buah durian terbuka, tanpa ragu dia mencomot durian dan menikmatinya.

“Ternyata enak juga ya?” tanyanya heran. Tanpa ‘ba bi bu’ lagi, dia kembali mencomot butiran buah durian yang lain. “Biasanya cium baunya aja sudah eneg. Kok aneh ya?” ujarnya keheranan.

Dia pun melakukan selfie atas aksinya yang sedang memakan buah durian. Sebutir buah durian dia gigit. Foto itu pun disebarkan ke grup para sahabatnya yang selama ini sering mengajak makan durian.

“Ayo siapa yang mau nantangin makan durian. Aku tunggu sekarang juga,” tulisnya di bawah foto yang dia unggah.

Beragam komentar pun bermunculan dari teman-temannya. Dari mulai tidak percaya, dianggap hoax alias editan dan direkayasa. Dia hanya membalas dengan memberikan emoticon nyengir saja, dan kembali menantang untuk makan durian lagi.

Tak terasa, hampir satu buah durian dia makan sendiri. Saya hanya kebagian tiga butir saja, he he he.

Demikianlah kenyataannya. (*)   





Share this:

 
Copyright © 2014 Endro S. Efendi, CHt, CT, CPS.. Designed by OddThemes