Tuesday, June 5, 2018

Ini Lima Cara Mencegah CLBK Saat Bukber



Momen Ramadan, umumnya diikuti dengan kegiatan buka puasa bersama alias bukber. Bukber biasa dilakukan dengan sesama rekan kerja, kerabat, hingga keluarga. Yang menjadi persoalan adalah ketika bukber dilakukan bersamaan dengan ajang reuni. Tak sedikit ada memori indah tersemat dan kembali mencuat dalam momen bukber tersebut.


Ironisnya, lingkungan pun mendukung. Sebab, teman dan sahabat yang ikut reuni, sedikit banyak ada yang tahu memori itu di masa lalu, sehingga ikut menambahkan data dan fakta dari masa lalu, untuk diungkap kembali. Akibatnya, memori indah yang muncul semakin menguat dan meningkat. Hal inilah yang berpotensi munculnya CLBK alias Cinta Lama Bersemi Kembali. Ada pula yang menyebutnya Cinta Lama Belum Kelar.

Lantas, kenapa bisa muncul kembali? Bukankah memori itu sudah terlupakan bertahun-tahun silam? Ternyata ini adalah hasil kerja pikiran bawah sadar, yang sama sekali tidak mengenal masa lalu atau masa depan. Semua terjadi sekarang juga, saat ini juga.

Ketua Umum Asosiasi Hipnoterapi Klinis Indonesia (AHKI) Adi W. Gunawan di kelas Scientific EEG & Clinical Hypnotherapy menyampaikan, pikiran bawah sadar tidak mengenal baik atau buruk, benar atau salah, termasuk masa lalu atau masa depan. Selama data itu ada dan tersedia, maka data dan fakta itu akan muncul dengan sendirinya.

Kejadian di masa lalu dengan intensitas emosi yang tinggi, sebagai contoh perasaan cinta, sejatinya tersimpan di pikiran bawah sadar. Ketika tidak ada pemicunya, maka dia akan ‘tidur’, tak bereaksi apa-apa. Namun, ketika ada pemicu sedikit saja, maka endapan memori tersebut akan ‘terbangun’ dan langsung menguasai pikiran saat itu juga, hingga menyebar ke perasaan. Itulah yang menyebabkan, semua data, memori dan emosi kembali muncul, bahkan rasanya sama persis dengan kejadian di masa lalu. Nah, reuni berfungsi sebagai pemicu untuk memunculkan kembali semua perasaan di masa lalu itu.

Menurut Profesor psikologi dan ilmu saraf dari Universtias Concordia, Montreal, Kanada, Jim Pfaus hormon vasopresin dan oksitosin adalah kunci terjadinya hal tersebut. “Jika orang tersebut adalah yang pertama, terbaik, dan paling intim buat seseorang, maka otak akan merekamnya sebagai sesuatu yang istimewa, sehingga jika benih cinta lama bersemi kembali setelah reuni, itu adalah hal yang umum terjadi,” jelas Pfaus seperti dikutip oleh Tempo.co.

Dari pengalaman menjalani praktik hipnoterapi klinis sejak 2015 silam, memori yang tersimpan dari masa lalu di pikiran bawah sadar, terkadang banyak mempengaruhi kehidupan saat ini. Itu sebabnya, dalam proses terapi, proses penggalian data di masa lalu sangat penting, agar masalah yang dihadapi klien saat ini, bisa tuntas secara maksimal.  

Lantas, bagaimana caranya untuk menghindari CLBK tersebut? Sebelum menghadiri reuni yang sudah direncanakan, pastikan bahwa teman di masa lalu yang spesial, pasti akan hadir. Kalau pun tidak hadir ya tidak masalah. Namun jika hadir, maka sudah mempunyai persiapan tersendiri. Agar emosi dan perasaan di masa lalu benar-benar hilang dan bisa netral, ada baiknya membuang tuntas semua perasaan dengan teman yang dianggap istimewa itu. Caranya:

1.    Pastikan semua kenangan sudah dimusnahkan. Baik itu foto, barang atau benda, serta surat, termasuk buku harian terkait orang tersebut. Tidak ada gunanya Anda menyimpannya. Lebih baik semua dimusnahkan dengan membakarnya.

2.    Guna menetralisir perasaan, ada baiknya menuliskan semua perasaan yang tersisa di selembar kertas dengan tulisan tangan. Tuliskan semua perasaan atau emosi apa pun yang muncul ketika mengingat atau melihat orang ini. Setelah semua ditumpahkan dalam tulisan, maka segera bakar kertas tersebut sampai tuntas.

3.    Sebelum menghadiri acara bukber, niatkan dan izinkan agar hanya diri Anda yang dewasa saat inilah yang aktif. Sampaikan bahwa diri Anda di masa lalu tidak perlu aktif. Jika pun aktif, sampaikan tidak perlu berlebihan. Semua hanya dalam batas normal dan sepenuhnya.
Bagi orang lain mungkin sikap Anda akan dianggap tidak asyik atau tidak nyaman, namun hal itu sangat penting untuk mencegah sesuatu yang lebih besar.

4.    Hindari emosi intens yang berlebihan. Saat mendengar kisah di masa lalu yang menyedihkan atau menyenangkan, sebaiknya tidak perlu bereaksi berlebihan. Segera blok semua perasaan itu agar tidak terlalu larut. Ingat, Anda sudah berada di kehidupan saat ini. Tak ada gunanya kembali ke masa lalu.

5.    Agar bagian diri Anda di masa lalu tidak terlalu mendominasi saat reuni, ada baiknya untuk menghadiri reuni didampingi pasangan Anda saat ini. Dengan keberadaan pasangan Anda, baik suami atau istri, maka pikiran bawah sadar mengetahui bahwa diri Anda yang aktif adalah yang saat ini. Meski ada pihak panitia yang menetapkan syarat tidak boleh membawa pasangan, maka sebaiknya Anda tetap meminta untuk membawa pasangan. Jika tetap tidak diperkenankan, lebih baik tidak hadir, ketimbang terjadi sesuatu yang lebih negatif.  

Buka puasa bersama adalah kegiatan positif yang memberikan banyak manfaat. Maka sangat disayangkan jika di tengah kegiatan positif ini harus dinodai dengan CLBK, apalagi sampai ada yang berujung dengan perceraian.

Bagaimana menurut Anda? (eff)


Artikel Pilihan

MENGERIKAN, LGBT Sudah Menyerang Pelajar

Entah harus mulai dari mana. Yang jelas, ketika menuliskan ini, saya masih merasa syok dan tidak percaya. Begitu parahnya kah kehidup...