HYPNO NEWS

Saturday, December 22, 2018

Anda Sedang Dililit Utang? Coba Lakukan Ini!


Peserta Camp Magnet Rezeki Angkatan 23 di Makassar.

Dalam hidup, ada saja yang merasa memiliki berbagai tantangan. Di antara tantangan yang kerap muncul adalah sulitnya menyelesaikan utang, yang dalam tulisan ini akan diganti dengan kata ‘amanah’.


Ya, terkadang, amanah yang dimiliki seseorang berawal dari jumlah yang kecil. Namun, lama kelamaan terus bertumpuk seperti bola salju, hingga akhirnya terus menggerus semua pikiran dan perasaan. Buntutnya, seseorang benar-benar bisa dibuat tidak berdaya, hingga ada yang memilih jalan pintas dengan menghilangkan nyawanya sendiri.

Peserta saling berdiskusi dari praktik garputala yang sudah dilakukan.


Belum lama ini misalnya, di Jakarta terdengar kabar seorang sales bahan pakaian, memilih jalan pintas bunuh diri hanya karena tidak sanggup menanggung amanah yang sangat besar. Jumlahnya miliaran rupiah. Tak tahan mendapat teror dan tagihan, maka dia segera memilih berpindah ke alam lain.

Lalu, haruskah Anda yang kini sedang mengalami masalah yang sama, harus melakukan hal seperti itu?  

Amanah, sebesar apa pun, ternyata bisa diselesaikan. Itulah yang disampaikan Nasrullah, penulis buku best seller Rahasia Magnet Rezeki, dalam Camp Magnet Rezeki Angkatan 23 di Makassar, 20 – 22 Desember 2018 tadi.

“Kenapa seseorang merasa sulit menyelesaikan semua amanahnya? Karena berpikirnya masih di dunia realita. Padahal, dengan berpindah ke zona quantum, maka persoalan sebesar apa pun bisa diselesaikan. Termasuk masalah amanah,” sebut Nasrullah di hadapan peserta camp.
 
Para peserta dari kaum hawa yang sangat antusias.

Dalam teori dunia quantum yang disampaikan Nasrullah, semua yang ada di alam ini sejatinya adalah Satu, Sama, dan Terhubung. Maka, tugas setiap orang adalah bagaimana membuat hubungan positif dengan siapa saja, tanpa kecuali. Sehingga bisa mempercepat proses penyelesaian persoalan sesuai yang diinginkan.  

Bagi yang sedang mendapatkan amanah begitu besar, Nasrullah kemudian mengingatkan agar mulai melatih diri untuk meresponse setiap kejadian menjadi lebih positif. Seperti kata ‘utang’ yang diganti menjadi ‘amanah’, jelas energinya lebih positif ketika disebut sebagai ‘amanah’. Begitu pula untuk hal-hal lainnya, harus senantiasa disampaikan dengan kata yang lebih berenergi.
“Misalnya jalanan macet, katakan bahwa jalanan sedang penuh. Karena kalau bilang macet, maka dalam dunia quantum, diri sendiri sedang mengirimkan energy macet di mana-mana. Boleh jadi itulah yang membuat rezeki juga macet,” bebernya.

Satu, sama dan terhubung. Demikianlah cara kerja Magnet Rezeki.


Secara gamblang, Nasrullah menyebutkan ada tiga kunci utama agar seseorang berubah menjadi magnet rezeki. Pertama berpikir positif, kedua berperasaan positif, dan terakhir punya motivasi positif.

Itu sebabnya, Nasrullah menyampaikan, dalam ilmu magnet rezeki, respons pertama sangatlah menentukan. Maka, kondisi kurang baik apa pun yang terjadi, harus senantiasa direspons dengan kalimat lebih positif, termasuk misalnya "wow kerreeen...!"

Bahkan jika kemudian ada yang terkena musibah, misalnya rumah terbakar pun, hendaknya menanggapi dengan respons yang sama, "wow kerreeen...!" Kedengarannya memang kurang lazim, namun pemilik usaha properti syariah ini menyampaikan, jika sudah terbiasa maka diri akan selalu nyaman dan rezeki akan mengalir dengan sendirinya, karena sudah menjadi magnet rezeki.
"Mulai sekarang mari dibiasakan. Begitu mau memberikan tanggapan kurang positif, langsung ganti dengan kalimat positif. Bisa? " tanya Nasrullah yang serempak dijawab oleh peserta camp, "bisa...!" 
"Setiap hari, menusia berpikir 60 ribu kali. Setiap pikiran adalah doa, maka berpikirlah yang baik-baik saja," pesan pria yang juga sudah merilis buku selanjutnya, Diary Garputala ini.
Para peserta camp baik laki-laki maupun perempuan itu, antusias mendapat penjelasan bagaimana menarik rezeki dengan cara Allah itu. Tak hanya teori, peserta juga diajarkan praktik bagaimana mendapatkan jawaban dari setiap persoalan melalui Alquran. Teknik ini disebut dengan garputala.
Penulis (kiri) bersama Nasrullah, penulis buku Magnet Rezeki.

Selain itu, peserta juga diajak salat tahajjud berjamaah, serta salah dhuha. Tak ketinggalan, diajarkan bagaimana salat yang bisa memperkuat energi, sehingga bisa lebih cepat mendapatkan solusi dari setiap persoalan yang muncul.
Pendek kata, setiap orang diajarkan bagaimana menjaga energinya tetap maksimal, sehingga dirinya benar-benar mampu menjadi magnet yang bisa menarik rezeki dalam bentuk apa saja.
Jadi, bagi Anda yang sedang mendapat amanah, yakini bahwa amanah itu pasti bisa terselesaikan dengan baik. Caranya, jaga pikiran, diri dan perasaan agar selalu positif. Selain itu, bersihkan niat dan motivasi diri agar selalu maksimal. Maka dengan mudah, semua persoalan amanah itu akan terselesaikan.
Berani mencoba?


Share this:

 
Copyright © 2014 Hipnoterapi Endro S. Efendi, CHt, CT, CPS.. Designed by OddThemes