HYPNO NEWS

Monday, January 21, 2019

Suami Ketahuan Selingkuh? Begini Cara Menegurnya



Dalam rumah tangga, terkadang ada saja bumbu-bumbunya. Ada bumbu yang sedap dan enak dinikmati, namun ada juga yang mungkin kurang nyaman. Di antaranya ketika misalnya suami ternyata memiliki rasa suka terhadap wanita lain.


Untuk mengatasinya, Ustaz Aspian Noor yang rutin mengisi pengajian subuh di Masjid Agung Pelita Samarinda, belum lama ini memberikan trik-trik yang bisa dicoba. Sebenarnya, ustaz tersebut menyampaikan kajian tentang taubat, namun tuan guru ini selalu menyelipkan humor segar di setiap ceramahnya.

Dikatakan, tobat merupakan perintah dari Allah. Allah tahu, manusia kerap melakukan kesalahan. Bahkan sejak zaman Nabi Adam, sudah melakukan kesalahan dengan memakan buah kuldi. Namun, Allah menjamin umatnya tetap mendapat surga darinya, jika bertobat secara sungguh-sungguh.

Ustaz Aspian menyampaikan, tobat pasti diterima Allah jika memenuhi syarat yang sudah ditetapkan. Apa saja syaratnya? Pertama, menyesal dan mengakui kesalahan yang sudah dilakukan, kedua berhenti melakukan kesalahan itu, dan ketiga, berjanji tidak akan mengulangi kesalahan yang sama.

Syarat berikutnya, keempat adalah, banyak melakukan perbuatan baik, dan syarat terakhir atau kelima, selalu berharap keberkahan dari Allah. Maka, ibadah apa pun, hendaknya selalu diniatkan untuk mendapat keberkahan dari Allah.

“Semoga, jemaah masjid ini selalu mendapat keberkahan dari Allah. Semakin tua usia, bisa semakin semangat beribadah kepada Allah,” harapnya.

Sebelumnya, Ustaz Aspian juga mengingatkan agar para jamaah untuk selalu membasahi bibirnya dengan berzikir kepada Allah.

“Jika selama ini ada ibadah yang kurang, zikir ini akan menutupi kekurangan itu,” pesannya.

Zikir, menurutnya, merupakan satu dari tiga hal yang merupakan simpanan akhirat dengan nilai yang cukup besar. Selain lisan yang selalu berzikir, tabungan akhirat yang juga besar hasilnya nanti adalah hati yang selalu bersyukur, dan istri yang salihah.

“Biar pun hidup kaya raya, kalau istri tidak salihah, nantinya cuma bisa menghabiskan harta saja,” katanya. Istri salihah yang dimaksud ialah, selalu, selalu mendukung suaminya untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah.

“Jika istri selalu bersyukur dengan suaminya, maka surga akan menanti dirinya,” sambungnya. Maka ia mengingatkan agar istri tidak melarang suaminya melaksanakan ibadah kepada Allah.

Ustaz Aspian kemudian bercerita, seorang istri selalu rajin dan rutin membuatkan suaminya minuman setiap kali pulang kerja.

“Mau minum apa? Teh, kopi, atau susu?” tanya istri. “Terserah aja,” balas sang suami.

Suatu ketika sang suami merasa aneh. Sampai di rumah setelah pulang kerja, sang istri diam saja, tidak membuatkan minuman. “Kok aku ngga ditawari minum?” tanya sang suami.

“Sana, bikin sendiri. Manja betul minta buatkan terus,” kata sang istri.

Si suami ini pun membuat minuman sendiri. “Gulanya mana?” tanya sang suami tiba-tiba. “Oh itu, di toples yang ada tulisan ‘Garam’,” balas istri.

“Kenapa ditulis garam?” tanya suami heran.

“Ya, biar tidak dimakan semut. Biar semut tidak tahu kalau itu gula, makanya aku tulis garam,” jawab sang istri.

Sontak sang suami tertawa ngakak. “Emangnya semut bodoh? Tidak ditulis garam pun dia pasti tahu kalau itu gula,” komentar sang suami sembari menahan tertawa.

“Ya sama. Emangnya aku bodoh. Di HP kamu tulis Udin, tapi ternyata nama aslinya Maya. Masa sayang-sayangan sama Udin?” sindir sang istri.

Sontak sang suami langsung terdiam, tidak mengira jika akal bulusnya terciduk istrinya.

Tentu saja, kisah yang disampaikan Ustaz Aspian tersebut membuat para jemaah Masjid Agung Pelita Samarinda tak bisa menahan tawa. “Ibu-ibu kalau suaminya selingkuh, jangan langsung marah. Sindir secara halus,” pesan Ustaz Aspian.

Jadi bagaimana? Bisakah menyindir suami dengan cara seperti yang diajarkan tersebut? Tentu ini berpulang pada masing-masing sahabat. Sebab, jika mengacu kembali pada konsep Rahasia Magnet Rezeki, seharusnya semua suami menyenangkan, begitu juga semua istri juga membahagiakan. Senang atau tidak, bahagia atau tidak, masing-masing ditentukan oleh diri masing-masing.

Paling utama adalah bagaimana mendoakan pasangan masing-masing agar selalu menyenangkan. Fokus mendoakan orang lain, maka energinya akan kembali pada diri sendiri. Saat mendoakan pasangan, maka sejatinya, doa itulah yang akan kembali pada diri sendiri.

Bagaimana menurut sahabat? (*)



Share this:

Post a Comment

 
Copyright © 2014 Hipnoterapi Endro S. Efendi, CHt, CT, CPS.. Designed by OddThemes