Thursday, December 24, 2015

Libur Panjang, Momen Mengisi Baterai Cinta


Libur panjang adalah momen yang dinantikan bagi sebagian besar keluarga. Kenapa? Karena ini adalah momen untuk mengisi baterai cinta. Setiap orang, baik sebagai suami, istri atau anak, baterai cintanya harus selalu penuh. Ibarat smartphone, jika baterainya kosong, maka semua fungsi tidak akan bisa digunakan sama sekali.

Baterai cinta ini, sebaiknya hanya boleh diisi oleh orang yang tepat. Ibarat listrik di rumah, hanya PLN yang bisa mengalirkan listrik. Sebagai suami, maka istri lah yang harus mengisi baterai cintanya. Sebaliknya, sebagai istri, membutuhkan suami untuk mengisi baterai cinta. Sementara untuk anak-anak, kedua orang tuanya wajib mengisi baterai cinta secara bersamaan.


Bagaimana dengan mereka yang single parent? Maka anak-anak harus mendapat pengisian baterai cinta dua kali lipat lebih besar, supaya kebutuhannya terpenuhi. Sebaliknya Anda yang single parent, jadikan anak-anak Anda sebagai sumber energi utama untuk mengisi baterai cinta.

Dalam keluarga, usahakan jangan sampai sumber energi cinta ini padam. Kalau sampai padam, maka anggota keluarga yang membutuhkan energi cinta, akan mencari sumber energi lain. Ibarat listrik sedang padam, maka perlu generator set atau lilin untuk sekadar memberikan penerangan seadanya.

Sebagai contoh, ketika anak sudah tidak mendapatkan energi cinta dari kedua orang tuanya, maka bisa saja mencari sumber lain, entah itu dari sahabatnya, atau orang lain. Ini pula yang menyebabkan anak bisa terjerumus dalam kegiatan negatif seperti mengonsumsi narkoba. Jika baterai cinta anak selalu penuh, tentu anak tidak akan mencari sumber energi lainnya.

Demikian pula pasangan Anda, jangan biarkan dia mencari sumber energi cinta lainnya. Karena itu, pastikan baterai cinta pasangan Anda selalu penuh.

Untuk mengisi baterai cinta ini, ada lima cara. Pastikan cara ini sesuai dengan kebutuhan pasangan Anda. Sebab jika cara mengisinya salah, maka baterai cinta akan tetap kosong. Lima cara atau yang kerap disebut lima bahasa cinta itu adalah hadiah, pujian, waktu yang berkualitas, pelayanan, dan terakhir sentuhan.  

Nah, momen liburan panjang seperti ini merupakan waktu yang tepat untuk mengisi baterai cinta. Lima bahasa cinta untuk mengisi baterai cinta, semuanya ada ketika Anda berlibur bersama keluarga. Pertama, saat liburan jelas merupakan waktu yang berkualitas. Anda benar-benar meluangkan waktu bersama keluarga. Jelas anggota keluarga akan merasakan kebahagiaan itu.

Jangan rusak waktu yang berkualitas ini dengan hal yang mengganggu, misalnya smartphone Anda. Adalah sia-sia ketika Anda liburan, ternyata masih bergantung pada smartphone. Simpan dulu smartphone Anda dan berikan perhatian lebih pada keluarga Anda. Itulah waktu yang benar-benar berkualitas.  Ketika Anda liburan namun mata dan ibu jari masih berkutat pada smartphone, maka momen mengisi baterai cinta tadi benar-benar tidak maksimal. Anda pun hanya akan mendapat lelahnya saja.

Kedua, saat liburan di dalamnya juga ada pemberian hadiah. Bukankah liburan itu sendiri adalah hadiah? Anak merasa mendapat sesuatu yang istimewa, begitu juga pasangan Anda. Belum lagi jika saat liburan, anak atau pasangan Anda dibelikan sesuatu yang merupakan kesukaannya. Maka baterai cinta pun akan lebih cepat penuh.

Pujian, sebagai bahasa cinta ketiga, juga umumnya mudah diberikan saat liburan. “Wah, hebat, Nak. Ternyata kamu berani bermain perahu bebek sendiri.” Pujian seperti ini jelas akan semakin meningkatkan rasa percaya diri anak, dan dia akan sangat dihargai.

Keempat, pelayanan sebagai bahasa cinta keempat, juga akan terjadi selama liburan. Umumnya anak-anak akan merasa senang ketika dibantu mempersiapkan kebutuhannya, termasuk ketika dibantu di arena bermain. Itulah bentuk pelayanan yang sangat dibutuhkan anak.

Terakhir, bahasa cinta kelima adalah sentuhan. Saat liburan, umumnya anggota keluarga akan saling berpegangan tangan, mengekspresikan kegembiraan dan kebahagiaan. Sentuhan semacam ini terkadang jarang didapatkan anggota keluarga dalam kehidupan sehari-hari. Sebab masing-masing sibuk dengan rutinitas pekerjaannya.

Sahabat, liburan yang dimaksud di sini tentu tidak harus ke tempat yang jauh dan mahal. Di sekitar tempat tinggal Anda, tentu ada lokasi yang nyaman dan strategis untuk sekadar bersantai bersama keluarga. Kolam pemancingan, taman bermain, taman kota, atau bahkan pusat perbelanjaan, adalah lokasi yang bisa dijadikan tujuan berlibur.  

Ke mana pun tujuan Anda berlibur, pastikan waktunya benar-benar berkualitas. Sekali lagi, simpan smartphone Anda sejenak. Nikmati momen kebersamaan Anda. Jangan biarkan waktu liburan Anda melayang sia-sia. (*)

Artikel Pilihan

MENGERIKAN, LGBT Sudah Menyerang Pelajar

Entah harus mulai dari mana. Yang jelas, ketika menuliskan ini, saya masih merasa syok dan tidak percaya. Begitu parahnya kah kehidup...