Sunday, June 10, 2018

Lebaran, Momen Tepat Tuntaskan Masa Lalu




Momen Lebaran Idulfitri di Indonesia, tidak hanya milik umat Muslim. Nyatanya, seluruh penduduk di Tanah Air gegap gempita menyambut momen tahunan ini sebagai ajang migrasi terbesar dalam waktu singkat. Ditambah lagi cuti bersama cukup panjang yang ditetapkan Presiden Joko Widodo. Lengkaplah kebahagiaan yang dirasakan penduduk negeri. Seketika Jakarta menjadi lengang, penduduknya pulang ke kampung halaman masing-masing.

Sebaliknya, kampung yang selama ini lebih banyak dihuni mereka yang lanjut usia atau anak-anak, kini mendadak ramai. Tempat rekreasi juga dipadati pengunjung, begitu pula dengan pusat perbelanjaan. Pendek kata, semua bergembira menyambut Hari Kemenangan umat ini.

Lantas, hal istimewa apa lagi yang bisa dilakukan di momen Lebaran ini? Haruskah Lebaran berlalu begitu saja seperti tahun-tahun sebelumnya? Di hari yang Fitri ini, ingat ya, Fitri, bukan Desi atau Nani, ada baiknya dijadikan momen untuk menetralisir emosi masa lalu yang terpendam. Sebab terkadang, kejadian di masa lalu itu, disadari atau tidak, selama ini kerap menjadi akar persoalan yang tiba-tiba muncul ke permukaan.

Tuesday, June 5, 2018

Ini Lima Cara Mencegah CLBK Saat Bukber



Momen Ramadan, umumnya diikuti dengan kegiatan buka puasa bersama alias bukber. Bukber biasa dilakukan dengan sesama rekan kerja, kerabat, hingga keluarga. Yang menjadi persoalan adalah ketika bukber dilakukan bersamaan dengan ajang reuni. Tak sedikit ada memori indah tersemat dan kembali mencuat dalam momen bukber tersebut.

“Sebagian Besar Suami Menyebalkan, Benarkah?”

Ustaz Abu SS, memberikan materi Rahasia Magnet Rezeki.


BEKASI - “Sebagian besar suami menyebalkan, benarkah?” tanya Ustaz Abu SS, Certified Trainer Magnet Rezeki dari Akademi Magnet Rezeki pimpinan Ustaz Nasrullah, saat berbicara di depan keluarga besar Sekolah Quantum Inti (SQI) Indonesia di Cibubur, Bekasi, (26/5) belum lama ini.

Saturday, June 2, 2018

Suami Anda Menjengkelkan? Ini Solusinya



Beberapa waktu lalu, di sela jam istirahat mengikuti pendidikan di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI Jakarta, seorang sahabat menghubungi saya. Dia mengeluhkan suaminya yang kerap bikin jengkel dan sakit hati. 

Thursday, May 31, 2018

Kram Saat Menstruasi? Coba Lakukan Teknik Ini




Di sela aktivitas yang cukup padat sebagai siswa Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) 57 Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI di Jakarta, saya mendapat banyak pesan masuk. Umumnya pesan masuk ini menanggapi postingan saya sebelumnya di media sosial yang berjudul, “Lebih Nyaman Ketika Kedatangan Tamu Bulanan”.

Rupanya, rasa sakit atau kram setiap kali kedatangan tamu bulanan, tidak sedikit dialami para kaum hawa. Tak heran begitu postingan itu muncul, banyak yang bertanya, bagaimana tekniknya? Kok bisa dengan teknik berkomunikasi dengan tubuh sendiri, bisa mengurangi rasa tidak nyaman saat menstruasi?

Sunday, May 27, 2018

“Pejabat Korupsi? Wow Kerreen....!”

Ustaz Nasrullah saat Safari Ramadan di Aston Marina, Ancol, Sabtu (26/5) tadi.


“Pejabat Korupsi? Wow Kerreen....!” Kalimat itulah yang diajarkan oleh Ustaz Nasrullah, penulis buku best seller Rahasia Magnet Rezeki (RMR) dalam Safari Ramadan Magnet Rezeki, di Hotel Aston Marina, Jakarta, Sabtu (26/5) sore, tadi.

Friday, May 25, 2018

Terapi Emosi dalam Sekejap




Saat berada pada kondisi yang tidak menyenangkan atau ditimpa persoalan, pilihannya sebenarnya hanya dua. Tinggalkan situasinya atau hilangkan rasa tidak nyamannya. Pilihan mana yang akan dipilih, tergantung perasaan masing-masing. Lantas apa saja tahapan yang harus dilakukan?


1. Begitu dalam posisi tidak nyaman, biasanya setiap orang secara naluriah berusaha bertahan. Namun, seberapa lama bisa bertahan? Yang paling utama adalah cek perasaan dalam diri. Apakah terus bertahan atau segera hentikan. Begitu benar-benar tidak nyaman, segera hentikan, tenangkan diri dan tarik nafas yang panjang dan dalam sebanyak 3 kali. 

2. Setelah itu sadari diri. Terima kondisi itu apa adanya. Tidak usah merasa kuat atau berpura-pura hebat dan tegar. Terima saja kondisi itu dengan segenap perasaan, akui seluruhnya. Setelah itu ajak komunikasi diri sendiri, langkah apa yang sebaiknya dilakukan.

3. Merasa bersalah atau tidak, gunakan jalur spiritual untuk memohon ampun kepada Sang Maha Pencipta.

4. Berikan doa terbaik kepada semua pihak yang sudah membuat diri tidak nyaman. Berikan doa yang sangat tulus dan ikhlas serta pasrah.

5. Berikutnya, berdoalah untuk diri sendiri. 

6. Buat senyuman terbaik pada wajah di depan cermin, dan bersyukurlah. Bersyukur karena sudah diberikan kesempatan untuk memperbaiki diri sendiri.

Mari menjadi diri sendiri yang terus semangat dan selalu bersyukur. Selamat mencoba.       

Artikel Pilihan

MENGERIKAN, LGBT Sudah Menyerang Pelajar

Entah harus mulai dari mana. Yang jelas, ketika menuliskan ini, saya masih merasa syok dan tidak percaya. Begitu parahnya kah kehidup...