HYPNO NEWS

Thursday, November 7, 2019

Ini 5 Rahasia Dapat Uang Jajan dari Kompasiana



Menulis di Kompasiana, bisa rutin dapat uang jajan setiap bulan. Tak hanya uang jajan, bahkan sesekali bisa dapat uang belanja. Itulah yang sudah terbukti saya dapatkan. Niat awalnya menulis di Kompasiana hanya sekadar sharing alias berbagi tentang apa yang saya pahami. Baik sebagai hipnoterapis klinis maupun ilmu pikiran. Sesekali juga soal jurnalistik. Namun ternyata, siapa sangka tulisan itu bisa mendapat hasil rupiah dalam bentuk saldo gopay.

Nah, bagi yang suka menulis dan bingung mau disalurkan ke mana, langsung saja gabung di Kompasiana. Caranya gampang, tinggal daftar dan ikuti alurnya. Menulis artikel memang tidak sama dengan membuat berita. Banyak hal yang harus dipelajari, dan ternyata menimbulkan keasyikan tersendiri. Maka, selama menulis di Kompasiana saya menemukan pola artikel seperti apa yang disukai pembaca Kompasiana. Supaya artikel dibaca orang bahkan bisa viral, saya akan coba tuliskan 5 rahasia yang bisa sahabat gunakan. Tentu ini versi saya. Sebab bisa juga orang lain punya versi sendiri.

1. Ikuti Tren

Setiap kali akan menulis untuk Kompasiana, saya mencoba membuka Google Tren dulu. Dari sini, saya akan tahu, apa hal yang sedang dicari warga belantara maya pada detik itu. Google akan memunculkan 10 hal yang paling dicari warga maya di Indonesia. Maka, carilah satu di antara 10 poin itu, untuk dijadikan 'cantolan' dari artikel yang akan dibuat.

2. Pilihan Judul yang Mengundang Penasaran

Salah satu sifat yang sudah tertanam sejak lahir pada diri manusia adalah rasa penasaran. Maka, sebisa mungkin buatlah judul yang membuat orang penasaran.

3. Kuasai Tema Tertentu

Semakin menguasai satu hal tertentu, jelas semakin baik. Pembaca akan langsung memberikan 'label' kepada penulis yang rutin menulis tentang hal khusus tersebut. Sebagai contoh ketika almarhum Bondan Winarno menulis soal kuliner, orang jelas langsung mengenalnya dengan baik. Padahal, di balik kemampuannya tentang kuliner, beliau adalah penulis investigasi yang sangat mumpuni.

Saya pribadi, lebih banyak fokus mengenai teknologi pikiran. Maka, apa pun yang sedang tren atau viral, pasti akan saya kaitkan dengan teknologi pikiran. Karena cukup senang dan lebih menguasai topik ini, maka hasil tulisan pun bisa memberikan tambahan referensi pada pembaca.

Untuk apa menulis hal yang tidak dikuasai atau menulis hanya karena ingin ikut-ikutan? Hasil tulisan menjadi kurang dalam, dan akhirnya akan terasa kering dan tak maksimal dalam memikat pembaca. Saya misalnya, menghindari tulisan berbau hukum dan politik, juga olahraga. Bukan tidak bisa, tapi saya kurang menguasai secara maksimal. Ketimbang tulisan menjadi ala kadarnya, jelas hanya akan mengecewakan pembaca.

4. Pastikan Terverifikasi

Ketika pertama menulis, saya juga tidak terlalu memperhatikan soal verifikasi. Namun, saat mengisi kolom pendaftaran, semua saya isi tanpa terkecuali. Termasuk melampirkan identitas yang diminta. Ternyata hal itu membuat akun saya terverifikasi hijau. Jangan abaikan soal verifikasi.

Ini untuk memastikan bahwa akun yang dimiliki jelas, bukan abal-abal. Apalagi jika menulis tentang 'kritik', tentu bisa dipertanggungjawabkan jika identitasnya jelas.

Tak cukup verifikasi hijau, ternyata karena intens menulis tentang teknologi pikiran dan hipnoterapi, akun saya pun berubah terverifikasi warna biru. Maka, sebagai penulis Kompasiana, akan lebih baik jika mendapat kode verifikasi ini.

5. Ingat Selalu Pasang Foto 

Di setiap artikel yang dibuat, upayakan selalu untuk memasang foto ilustrasi. Tak harus karya milik sendiri, bisa juga mengambil dari sumber lain, asalkan dicantumkan dengan jelas. Foto adalah penarik dan pemanis tersendiri. Dalam beberapa artikel, saya bahkan sengaja memasang foto artis wanita yang cantik, hanya sebagai ilustrasi saja.

Maka, sebisa mungkin memasang foto untuk setiap artikel yang dibuat. Karena foto pada artikel ibarat garam dalam sebuah masakan. Maka artikel sebagus apa pun, tanpa ada pemanis foto, rasanya akan sedikit hambar.

Tunggu apa lagi, ayo menulis!


Share this:

Post a Comment

 
Copyright © 2014 Hipnoterapi Endro S. Efendi, CHt, CT, CPS.. Designed by OddThemes