BREAKING NEWS

Friday, June 24, 2016

INI RAHASIANYA, Empat Hari, Berat Badan Turun 5 Kilogram


Kabar menggembirakan saya dapatkan dari peserta seminar slimming yang digelar Minggu (19/6/2016) tadi. Salah satu peserta menyampaikan, berat badannya turun sebanyak 5 kilogram hanya dalam waktu empat hari. “Waktu ikut seminar berat badan 69 kg, sekarang 64 kg, terima kasih atas arahan yang sudah diberikan,” ujar wanita tersebut.

Sementara peserta yang lainnya, meski belum sempat menimbang berat badannya lagi, namun mengaku sudah memiliki cara pandang berbeda terhadap makanan. Jika dulu suka khilaf setiap melihat makanan, kini sudah lebih sadar mana makanan yang baik untuk tubuh, dan mana yang sampah.


“Sekarang kalau lihat makanan biasa saja, kalau mau makan yang berlemak-lemak, rasanya kok malah aneh,” sebut salah satu peserta seminar, sehari selepas seminar di grup WA tersebut.

“Kalau saya, belum ada mengonsumsi santan. Santai saja, tidak ada rasa kepingin sedikit pun, padahal dulu ini makanan favorit saya,” sambung peserta lainnya. “Saya sebenarnya dari dulu sudah tahu efek dari makan makanan bersantan dan menyantap gorengan. Saya selama ini tidak tahu kalau pikiran sadar dan bawah sadar harus kompromi dulu soal makanan. Ternyata setelah saya praktikkan, bisa dilaksanakan dengan enjoy dan sepenuh hati,” katanya kemudian.

“Setelah saya mengikuti seminar ini, saya jadi suka air mineral, padahal dulu paling malas minum air mineral. Lihat makanan juga biasa,” ucap peserta lain lagi.  

Pola pikir para peserta seminar itu memang sudah berubah. Setiap kali ada perubahan positif yang mereka rasakan, dengan antusias langsung berbagi di grup whatsapp yang sudah dibuat selepas seminar dilaksanakan. Grup positif tersebut membuat anggotanya benar-benar semakin antusias dan saling menguatkan.

Seminar membahas pola hidup sehat menggunakan teknologi pikiran itu, sebagian besar diikuti wanita karir di lingkungan Pemprov Kaltim itu. Mereka sebelumnya sudah mencoba berbagai macam program diet. Ada yang mengonsumsi obat tertentu, herbal, minuman dalam bentuk jus, hingga program khusus dengan biaya lebih dari 20 juta rupiah. Hasilnya, tubuh mereka tetap saja subur. 

Ada pula yang mengalami diet yoyo, turun beberapa kilogram, namun kemudian naik lagi dengan bobot lebih besar. Ini pula yang membuat mereka semakin pasrah dan putus asa. Akibatnya, tak sedikit dari mereka yang menghibur diri. “Ngga papa gemuk yang penting sehat.”

Seperti sudah sering saya tulis di artikel mengenai pola hidup sehat menggunakan teknologi pikiran, diet apa pun akan mudah dilakukan jika pikiran bawah sadar sudah menerima program tersebut. Jika tidak, maka program diet tidak bisa dilaksanakan dengan nyaman. Akibatnya, diet menjadi terasa sulit dan menyakitkan.


Dalam seminar itu, pola pikir peserta diubah total. Semua pemahaman yang benar dan tepat ditanamkan ke dalam pikiran bawah sadar tanpa penolakan. Tubuh pun menerima program baru dengan nyaman. Bagaimana menurut Anda? 

Share this:

 
Copyright © 2014 Endro S. Efendi, CHt, CT, CPS.. Designed by OddThemes