HYPNO NEWS

Wednesday, May 25, 2016

Masih Perawan Setelah Dua Bulan Menikah, Ternyata Ini Penyebabnya


Tiga bulan lalu, pasangan suami istri datang untuk konsultasi. Tapi kali ini saya merasa ada yang ‘ganjil’. Biasanya, saat sesi penjelasan kepada pasangan suami istri, umumnya aktif bertanya dan meminta penjelasan detail terkait proses yang akan dilakukan. Pasangan yang datang kali ini, lebih banyak diam dan lebih banyak menggunakan bahasa isyarat di antara keduanya. Saling berpandangan dengan pasangannya namun tak menyampaikan apa pun.

“Ada yang ingin ditanyakan?” tanya saya mencoba memecah suasana. Namun pasangan ini hanya menggeleng dan membiarkan saya meneruskan penjelasan 
hingga tuntas.

Monday, May 23, 2016

Tubuh Ideal dan Pikiran Nyaman Saat Ramadan


Ramadan kembali datang. Satu hal yang perlu dilakukan pertama kali adalah bersyukur. Bersyukur karena masih diberikan kesempatan untuk bertemu dengan Ramadan tahun ini. Sebab, tidak ada garansi apakah Ramadan berikutnya, bisa kembali bertemu atau tidak.

Setelah bersyukur, apa lagi yang harus dilakukan? Momen Ramadan seperti ini merupakan saat yang tepat untuk melakukan maintenance atau pemeliharaan atas fisik dan pikiran Anda. Ibarat mobil yang perlu servis besar berkala dalam masa tertentu, demikian pula dengan tubuh.

Wahai Para Pegawai, Anda Pernah Alami Ini?


Berada di lingkungan kerja yang menyenangkan, sudah pasti menjadi harapan setiap orang. Namun bagaimana jika tempat kerja sudah benar-benar tidak nyaman? Inilah yang belakangan kerap dikeluhkan beberapa karyawan atau pegawai. Ketika berhadapan dengan teman kerja, bawahan, atau atasan, terkadang situasinya sangat tidak menguntungkan. Apalagi, selalu ada saja pegawai atau karyawan yang memang sikapnya menyebalkan, sok menang sendiri, merasa benar sendiri, malas, hingga ikut campur urusan orang. Akibatnya, Anda yang merasa sudah bekerja dengan baik, taat aturan, empati dan selalu menjaga perasaan, lama-lama menjadi jengah dan merasa tidak kuat dengan kondisi tersebut.

Sunday, May 22, 2016

Suka Menghina Orang Lain? Ini Dampaknya


Terkadang, ada saja seseorang yang merasa bangga dengan apa yang dimiliki saat ini, lantas melakukan penghinaan terhadap orang lain. Bangga berlebihan atau bisa dikatakan sombong, merupakan salah satu sifat yang secara tidak disengaja bisa muncul. Sebab, di setiap diri manusia, sifat ini akan selalu ada. Bergantung pada diri sendiri, mampu atau tidak mengendalikan perasaan tersebut.

Namun, tahukah Anda, menghina atau meremehkan orang lain merupakan salah satu sifat yang membuat energi diri sendiri bocor. Kebocoran energi akibat menghina orang lain, akan berdampak menyebabkan efek negatifnya kembali kepada mereka yang melakukan penghinaan tersebut. Ibarat mobil yang sedang melaju kencang, maka menghina orang lain itu sama saja sedang menusukkan paku pada ban mobil tersebut. Bisa dilihat, dampaknya mobil itu akan terhambat hingga akhirnya terhenti ketika ban benar-benar bocor. Kalau sudah begini, mobil tak bisa melaju, otomatis mobil lain dengan mudah akan menyalip karena tidak ada perlawanan.

Saturday, May 21, 2016

Apakah Semua Hipnoterapis Sama?


Banyak pertanyaan masuk melalui akun media sosial saya terutama terkait hipnoterapi. Di antaranya, apakah semua hipnoterapis sama? Apakah yang saya lakukan juga dilakukan hipnoterapis lain? Kenapa profesional fee yang saya bebankan ke klien lebih murah? Uraian di bawah ini semoga bisa memberikan penjelasan.

Apakah semua hipnoterapis sama? Jika hipnoterapis yang dimaksud adalah lulusan Adi W. Gunawan Institute (AWGI) dan aktif melakukan praktik hipnoterapi, serta tidak dicampur dengan metode lain, maka bisa dipastikan apa yang dilakukan memiliki standar protokol sama dengan yang saya lakukan. 

Thursday, May 19, 2016

Wanita Ini Ketagihan Selingkuh Gara-gara…


Seorang klien wanita, beberapa waktu lalu datang dengan keluhan cemas berlebihan. Asam lambungnya mudah naik, sehingga menyebabkan perutnya mengalami sakit luar biasa jika sudah kambuh. Sudah bolak-balik pergi ke dokter, namun rasa sakit itu pun dengan mudah datang dan pergi begitu saja. Tak ingin tersiksa dengan kondisi tersebut, wanita yang bekerja di salah satu kantor perusahaan swasta ini pun mencoba metode hipnoterapi.

“Kalau sudah kumat, perut melilit, keringat dingin. Badan terasa menggigil,” sebut wanita 45 tahun ini. Apakah makannya sembarangan? “Saya selalu manjaga pola hidup sehat kok,” ujarnya. Apa yang ia sampaikan memang terbukti, meski sudah 45 tahun, tubuhnya terlihat ideal.

Wednesday, May 18, 2016

Santet dan Ilmu Hitam Gagal dengan Cara Ini



Ketahuilah, manusia baru bisa melancarkan serangan jahatnya dengan ilmu hitam jika kondisi emosinya memang dalam keadaan jahat dan level nafsunya rendah. Fakta lain, level energi dari emosi negatif itu lebih rendah dari level energi emosi positif. Karena itu, jika Anda memiliki getaran vibrasi emosi stabil dan selalu positif, maka sehebat apapun ilmu hitam yang dimiliki oleh orang yang mengancam Anda, semuanya akan menjadi tawar dan tidak berarti.

Bagi Anda yang terbiasa berpikir logis dan rasional, pasti tidak langsung percaya dengan sesuatu hal tanpa penjelasan ilmiah. Apakah ada penjelasan rasional tentang pengaruh hal-hal tersebut untuk membuat kita menjadi manusia yang lebih baik?

Emosi Meledak-ledak pun Langsung Lenyap



Selasa (17/5) tadi, saya mendapat kesempatan berharga, memberikan kuliah umum di Pusat Pendidikan El Rahma Samarinda. Materi yang saya berikan adalah Quantum Life Transformation (QLT), sebuah teknik transformasi diri yang sudah terbukti banyak membantu individu menjadi lebih baik dan selalu berpikir lebih positif.

Menjelang akhir materi, salah seorang mahasiswi ingin mencoba teknik yang diajarkan, untuk melepas emosinya terhadap seseorang. Rasa dendam, sakit hati, dan berbagai perasaan tidak nyaman itu benar-benar sangat kuat. Terbukti, peserta ini terlihat tubuhnya sampai gemetar bahkan sempat menangis dengan nafas memburu, tersengal-sengal. Saya dan semua mahasiswa lain yang hadir tidak tahu, emosi dengan siapa yang ia lepaskan. Sebab, mahasiswi ini cukup mengucapkan nama orang yang dibenci itu di dalam hati.    

Monday, May 16, 2016

Trauma Menyusui? Lakukan Ini


Sebuah kebahagiaan sekaligus kebanggaan tersendiri bagi seorang ibu jika bisa memberikan air susu ibu (ASI) eksklusif untuk buah hatinya. Namun terkadang, niat untuk memberikan ASI terbaik ini tidak berjalan maksimal hanya karena ada trauma menyusui di masa lalu.

Belum lama ini saya mendapat undangan masuk sebuah grup whatsapp yang anggotanya adalah para ibu-ibu lintasprofesi yang sangat luar biasa, dari berbagai daerah di Indonesia. Awalnya, mereka meminta agar saya memberikan materi melalui media sosial ini. Namun, agar lebih efektif, saya lebih memilih langsung tanya jawab, sehingga apa yang saya jelaskan bisa lebih tepat sasaran dan sesuai kebutuhan. Yang penting, pertanyaannya terkait dengan bagaimana mengelola emosi dan pikiran.

Thursday, May 12, 2016

Siap Hadapi Ujian, Semangat Terbangkan Balon Impian


SAMARINDA – Kamis (12/5) pagi, saya diundang SD Islam Al Hikmah Samarinda Seberang, untuk memberikan pembekalan pada para siswa kelas VI jelang ujian nasional pekan depan. Materi yang saya berikan adalah Quantum Life Transformation for Kids, yang memang disesuaikan dengan kebutuhan anak-anak.

Dengan slide presentasi bergambar tokoh hero dalam film Civil War, para siswa langsung antusias menyimak materi ini. Poinnya, para siswa diberikan pemahaman bahwa mengerjakan soal ujian tak berbeda dengan ketika mereka bermain game. Terbukti, setiap siswa memiliki game favorit masing-masing. Nah, game inilah yang dijadikan pengait agar nanti ketika mengerjakan soal ujian, perasaan yang muncul sama dengan ketika memainkan game ini.

Wednesday, May 11, 2016

Trauma Gara-gara Ada Apa dengan Cinta

Film legendaris Ada Apa dengan Cinta (AADC) harus diakui menjadi tonggak bangkitnya perfilman Indonesia di masa lampau. Sejak munculnya film ini, berturut-turut banyak lagi film lain yang muncul meramaikan jagad layar lebar di Tanah Air. Medio Maret 2016, lanjutan film ini kembali muncul. 

Ya, Ada Apa dengan Cinta 2 ini merebut pemirsanya kembali setelah 14 tahun. Saya tentu tidak akan lebih jauh mengomentari film ini. Namun siapa sangka jika film ini bisa menjadi akar masalah bagi mereka yang pernah mengalami trauma. 

Monday, May 2, 2016

Bagaimana Konsep Diri Anda?


Setiap individu memiliki konsep diri yang berbeda beda, termasuk value atau nilai nilai yang dimilikinya. Coba perhatikan ketika sedang berada di pusat perbelanjaan. Setiap individu merasa nyaman dengan pakaian yang dikenakan. Ada yang pakai baju santai, formal, casual, bahkan ada yang pakai daster hingga celana pendek dan kaos oblong. Semua bergantung dari konsep dirinya masing-masing.

Anda, mungkin hanya membatin, atau berkomentar dalam hati jika melihat ada yang berpakaian kurang pantas. Ingat, kategori pantas atau tidak ini sangat relatif. Bagi saya pantas, bagi orang lain belum tentu.
 
Copyright © 2014 Hipnoterapi Endro S. Efendi, CHt, CT, CPS.. Designed by OddThemes